Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Bekasi 2024

Kunci Kemenangan Kaesang Ketum PSI di Pilkada Bekasi Diungkap Pengamat, Bukan Pengaruh Jokowi

Selain itu,  Kaesang dapat terpilih jika Ketum PSI tersebut diusung koalisi dari sejumlah partai politik besar.

Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dikabarkan akan maju bertarung di Pilkada Bekasi. Ia diprediksi bisa kalahkan politisi senior tanpa Jokowi. 

Dua nama yang diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk mendapat surat tugas untuk menggalang koalisi dan akan diukur lewat survei di awal bulan Juni nanti. Itu latar belakang saya maju. 

Setelah vakum lama, bapak akhirnya tergerak kembali ingin memimpin Kota Bekasi, apa yang kemudian dilakukan di awal-awal ini? 

Ada indikasi PDI Perjuangan ditinggal di kota Bekasi.

Maka, saya berupaya berkomunikasi dengan ketua-ketua partai di Kota Bekasi. Karena kemudian banyak partai yang mendukung, saya tekadkan untuk maju dan sudah mensosialisasikan diri. 

Saya rasa di seluruh 12 kecamatan di 56 Kelurahan orang sudah tahu bahwa saya maju di pencalonan ini. 

Apakah modal bapak yang sebelumnya pernah menjabat Wakil Wali Kota Bekasi 2003-2008 dan Wali Kota Bekasi 2008-2012 akan bermanfaat dalam persiapan sebagai bakal calon wali kota? 

Bukan itu saja. Saya juga pernah menjadi anggota DPRD Kota Bekasi 1999-2003.

Itu semua menjadi modal sosial saya dan modal pikir saya untuk mewujudkan Bekasi yang Mandiri dan Madani di 2025 nanti. 

Karena itu juga saya bikin Tagline Bekasi M2, Mandiri dan Madani. Tujuannya adalah membebaskan segala biaya pendidikan, kesehatan gratis, dan kemandirian ekonomi.

Hal itu tujuannya untuk membangun kota Bekasi lima tahun ke depan.

Terkait program, apakah sudah dipersiapkan? Apa sajakah itu? 

Ya, saya sudah menyiapkan sejumlah program yang bakal saya lakukan begitu saya dilantik sebagai wali kota. 

Antara lain adalah hibah ke koperasi RW dengan nominal Rp 100 juta per tahun, kemudian itu dipecah digulirkan Rp 5 juta per kepala keluarga bantuan untuk kemandirian ekonomi keluarga yang miskin, yang butuh modal ini cukup lewat koperasi. 

Ketika sudah ditingkatkan levelnya di atas Rp 5 juta bisa juga direkomendasikan oleh koperasi untuk ke bank pemerintah dan swasta, dan kami akan keluarkan regulasi bahwa untuk jaminan asuransi bank nya bisa ditanggung pemerintah daerah (Pemda). 

Lalu, ambulans untuk kesehatan setiap klinik RW dan tenaga perawat. Kalau tingkat kelurahannya kan sudah ada dokter dan perawat, untuk tingkat RW kami berikan ambulans juga tenaga medis. 

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved