HMHI Sulsel Gelar Workshop: Penyandang Hemofilia Bisa Beraktivitas Normal
Hemofilia dikategotikan menjadi dua, yakni hemofilia A, disebabkan kekurangan faktor VIII dan hemofilia B, disebabkan kekurangan faktor IX.
Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ina Maharani
Tribun/Rudi
Konsultan Hematologi Onkologi Anak FK Unhas, Dr dr Nadirah Rasyid Ridha, saat memaparkan materi di Talkshow hemofilia yang digelar HMHI Sulsel di Hotel Whiz Prime Sudirman, Makassar, Minggu (12/6/2024). Talkshow hemofilia dihadirkan dalam rangka Hari Hemofilia Sedunia yang diperingati setiap 17 April
dr Nadirah memaparkan, untuk mengatasi hemofilia salah satunya edukasi kepada anak untuk tidak melakukan aktivitas yang menggunakan alat yang dapat menyebabkan pendarahan.
Seperti misalnya dalam beraktivitas olahraga, disarankan memilih olahrga yang tidak menggunakan alat atau olahraga dua arah yang saling berbenturan.
Olahraga yang disarankan misalnya berenang, dan jogging
“Sekali seorang dinyatakan penyandang hemofilia, seumur hidupnya akan menyandang,” katanya.
dr Nadirah menambahkan, penyandang hemofilia bisa beraktivitas normal, sepanjang memperoleh faktor VIII dan IX secara rutin.
“Jadi ada namanya penanganan profilaksis, setiap dua kali seminggu itu disuntik,” tambahnya.
Baca Juga
| Kunci Sukses JEC Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Healthcare Asia Awards 2026 |
|
|---|
| Stevens-Johnson Syndrome atau SJS: Ketika Obat yang Menyembuhkan Berbalik Mengancam Nyawa |
|
|---|
| BBV Maros Ungkap Tren Penyakit Hewan, PMK Naik Tajam, Rabies Turun |
|
|---|
| Tim Sulsel Rawat 129 Warga Sumbar, Keluhan ISPA Hingga Penyakit Kulit |
|
|---|
| PMK Temuan Terbanyak Penyakit Hewan di Maros, Balai Besar Veteriner: Ada Gejala Segera Kirim Sampel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Konsultan-Hematologi-Onkologi-Anak.jpg)