Pilgub Jatim
Dua Figur Perempuan Berpeluang Dampingi Khofifah di Pilgub Jatim, Emil Dardak Bisa Disingkirkan
Meskpiun Khofifah Indar Parawansa masih mengingingkan Emil Dardak sebagai pendampingnya.
TRIBUN-TIMUR.COM - Dua figur perempuan berpeluang mendampingi Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur.
Keduanya berpeluang menggeser posisi Emil Dardak mendampingi Khofifah Indar Parawansa.
Meskpiun Khofifah Indar Parawansa masih mengingingkan Emil Dardak sebagai pendampingnya.
Kedua perempuan merupakan kader partai.
Dua perempuan berpeluang dampingi Khofifah:
1. Tri Rismaharini
Baca juga: PDIP Ngotot Coret Nama Risma Maju di Pilgub Jatim, Sodorkan Tiga Bupati Dampingi Khofifah
Nama Tri Rismaharini bisa saja mendampingi Khofifah Indar Parawansa.
Syaratnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus mengusung Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim.
Namun PDIP bisa saja mendorong Tri Rismaharini melawan Khofifah Indar Parawansa.
Apalagi Tri Rismaharini disebut-sebut lawan sepadan Khofifah Indar Parawansa.
Risma pernah dua periode menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.
Setelah menjabat Wali Kota Surabaya, Risma kemudian ditunjuk Jokowi menjabat Menteri Sosial.
Ia menggantikan posisi yang ditinggalkan Khofifah Indar Parawansa.
PDIP juga kini membuka komunikasi dengan Khofifah Indar Parawansa.
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah pun kembali menegaskan sinyal partainya mendukung Khofifah.
Ia mengatakan telah merayu Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 saat bertemu beberapa waktu lalu.
"Saya memang merayu Mbak Khofifah agar bisa bergandengan tangan dengan PDI Perjuangan," kata Said Abdullah.
"Yang terpenting adalah, kami tahu persis apa yang diinginkan Mbak Khofifah lima tahun ke depan untuk membangun Jawa Timur," tuturnya.
Baca juga: PKB Ngotot Melawan Pilgub Jatim Meski Khofifah Didukung 7 Parpol, PDIP Sodorkan 3 Bupati Jadi Wagub
Namun PDIP lebih mendorong tiga bupati menjadi pendamping Khofifah.
Yaitu Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendorong Mundjidah Wahab mendampingi Khofifah Indar Parawansa.
"Tentu, sudah saya tegaskan sebelummya, PPP dan Khofifah adalah keluarga," kata Wakil Ketua DPW PPP Jatim Mujahid Ansori di Surabaya, Jumat (5/4/2024).
"Kami tidak ada batasan dengan Khofifah, kami siap mengusung Khofifah," lanjut dia.
Mujahid klaim Khofifah masih memiliki darah hijau PPP.
Pihaknya akan berkomunikasi intens dengan Khofifah usai proses gugatan PPP di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pileg 2024.
"Saat ini PPP memang fokus untuk sengketa pileg di MK agar PPP lolos parlemen. Semua keputusan Pilgub Jatim akan diputuskan DPP PPP," jelas Mujahid.
"Memang sejauh ini, PPP melihat hanya nama Khofifah saja yang muncul di Pilgub Jatim 2024. Belum ada nama lain yang muncul dan PPP kan selama ini mendukung Khofifah," lanjut dia.
Mantan anggota DPRD Jatim tersebut mengusulkan agar cawagub Jatim adalah kader PPP.
"Ada Bu Mundjidah Wahab yang tentunya kader terbaik PPP di Jatim. Siap mendampingi Khofifah di Pilgub 2024," jelsnya.
Selain kader PPP, Mujahid menyebut ada sejumlah tokoh eksternal yang berpotensi mendampingi Khofifah.
Ada Emil Dardak, Anwar Sadad hingga Ketua Projo Jatim Bayu Airlangga.
"Tapi itu baru sebatas nama yang kami pertimbangkan cawagub. Kalau cagub kami saat ini hanya melihat nama Khofifah yang beredar. Cak Imin, Risma sempat muncul, tapi kan sudah redup lagi," kata dia.
Perolehan Suara Jawa Timur
1. PKB 4.517.228 suara (27 kursi)
2. PDI-P 3.735.865 suara (21 kursi)
3. Partai Gerindra 3.589.052 suara (21 kursi)
4. Partai Golkar 2.314.685 suara (15 kursi)
5. Partai Demokrat 1.872.353 suara (11 kursi)
6. Partai Nasdem 1.820.211 suara (10 kursi)
7. PAN 1.319.563 suara (5 kursi)
8. PKS 1.307.657 suara (5 kursi)
9. PPP 978.008 suara (4 kursi)
10. PSI 551.051 suara. (1 kursi)
Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024:
27 Februari-16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;
24 April-31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;
5 Mei-19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;
31 Mei-23 September 2024: Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;
24-26 Agustus 2024: Pengumuman pendaftaran pasangan calon;
27-29 Agustus 2024: Pendaftaran pasangan calon;
27 Agustus-21 September 2024: Penelitian persyaratan calon;
22 September 2024: Penetapan pasangan calon;
25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;
27 November 2024: pelaksanaan Pemungutan suara;
27 November-16 Desember 2024: Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.
Survei Terbaru Pilgub Jatim: Meski Bersatu, Risma dan Luluk Tak Mampu Kejar Khofifah Indar Parawansa |
![]() |
---|
Survey Terbaru Pilgub Jatim: Luluk Nur Hamidah 'Kehabisan Bensin' Kejar Khofifah, Risma Belum Aman |
![]() |
---|
Hasil Survey Terbaru Pilgub Jatim: Risma Ngos-ngosan Kejar Khofifah, Luluk Tertinggal Jauh |
![]() |
---|
Hasil Survei Terbaru Pilgub Jatim: Kekuatan Khofifah Tak Sebanding Rismaharini dan Luluk Nur Hamidah |
![]() |
---|
Survei Terbaru Pilgub Jatim: Risma Diuntungkan Duel Kader Nahdlatul Ulama Khofifah vs Luluk Hamidah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.