Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cakada PKB se Sulawesi

Cak Imin Kumpulkan Bacakada PKB di Makassar, Hadir 3 Balon Gubernur Sulsel IAS, DP, Andi Muhammad

Tiga tokoh potensial Bakal Calon (Balon) Pilgub Sulsel, hadiri dalam pembekalan Bacakada PKB se-Sulawesi.

|
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
ERLAN/TRIBUN TIMUR
PKB Kumpulkan Bacakada se-Sulawesi di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (5/5/2024) pagi.   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, memberikan pembekalan kepada bakal calon kepala daerah (bacakada) yang mendaftar di PKB se-Sulawesi.

Acara pembekalan bagi bakal cakada berlangsung meriah di Hotel Four Points by Sheraton, Jl Andi Djemma, Pa'baeng-Baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (5/5/2024) pagi.

Tiga tokoh potensial Bakal Calon (Balon) Pilgub Sulsel, hadiri dalam pembekalan Bacakada se-Sulawesi.

Yakni Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dan mantan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki alias Panglima Ta'.

Ketiganya tampak duduk semeja saat Cak Imin memberi arahan selama satu jam.

Dalam sambutannya, Cak Imin mencatatkan bahwa sebanyak 230 bakal calon kepala daerah (bacakada) telah mendaftarkan diri melalui PKB, khusus wilayah Pulau Sulawesi. 

Pernyataan ini disampaikan Cak Imin sebagai bagian dari persiapan PKB menghadapi Pilkada Serentak 2024.

"Se-Sulawesi ini ada 230 bakal calon, yang itu semua menjadi tanggung jawab kita untuk mengusung dan sekaligus memenangkan Pilkada Serentak 2024," ujar Cak Imin.

Lebih lanjut, Cak Imin juga menegaskan pentingnya menguatkan otonomi daerah. 

Baca juga: IAS dan Andi Seto Tempel Cak Imin saat Halal Bihalal PKB di Makassar

Menurutnya, saatnya bagi para balon kepala daerah untuk mengambil peran dalam memperkuat otonomi daerah guna mendistribusikan beban kepemimpinan dan pembangunan secara merata.

"Sehingga beban kepemimpinan dan beban kesuksesan pembangunan daerah tidak lagi bertumpuk di pusat," ujarnya.

"Tetapi harus terdistribusi, sehingga keterlibatan, keikutsertaan, dan tanggung jawab beban pembangunan ini bisa lebih berhasil," tambahnya.

Keinginannya untuk memberdayakan daerah-daerah secara mandiri dalam mengelola pembangunan dan menjalankan pemerintahan. 

Dengan otonomi yang kuat, Cak Imin berharap agar daerah-daerah dapat lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat, serta meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan pembangunan.

Hadir pula dalam acara pembekalan Bacakada, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia, Abdul Halim Iskandar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved