Kasus Pendeta Gilbert Lumoindong
MUI Makassar Tolak Kedatangan Pendeta Gilbert Lumoindong di Makassar
Pendeta Gilbert diagendakan bertemu dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto siang ini, Rabu (17/4/2024).
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
Instagram/@pastorgilbertl
Pendeta Gilbert Lumoindong. Majeis Ulama Indonesia (MUI) Makassar menolak kedatangan Pendeta Gilbert L di Makassar.
"Kita orang Islam diajarin bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang loe 2,5 (2,5 persen zakat). Gue 10 persen bukan berarti gue jorok, disucikan oleh darah Yesus," kata Pendeta Gilbert Lumoindong sebagaimana terdengar dalam potongan video yang viral.
Dia lalu membandingkan lebih mudahnya beribadah dalam agama Kristen karena hanya sepekan sekali dan tidak perlu ada ritual bersih-bersih anggota tubuh ataupun gerakan-gerakan membuat lelah.
"Kita kan bayar 10 persen, makanya kebaktian kita tenang aja, paling berdiri, tepuk (tangan), ya santai," katanya.
FKUB pun tak terima dengan ujaran Pendeta Gilbert Lumoindong karena dinilai bisa memecah kerukunan umat beragama.(*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Kasus Pendeta Gilbert Lumoindong
Pendeta Gilbert Lumoindong Batal Datang, Danny: Teman dari Gereja Sepakat Selama Ini Makassar Aman |
![]() |
---|
Pendeta Gilbert Lumoindong Ditolak Datang ke Makassar, FKUB: Jangan Buat Guyonan Bikin Tersinggung |
![]() |
---|
Kontroversi Pendeta Gilbert Lumoindong: Hina Shalat dan Zakat, Bela Ferdy Sambo, Kritik Paus |
![]() |
---|
Pendeta Gilbert Lumoindong Tertunduk di Depan Jusuf Kalla, JK: Islam Itu Pemaaf |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.