Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Iran Serang Israel

Penyebab Iran Serang Israel, Tanda Perang Dunia III?

Iran telah meluncurkan puluhan drone dan rudal ke Israel, yang dikonfirmasi oleh Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) negara tersebut

|
Editor: Edi Sumardi
DOK TENTARA IRAN
Drone milik Iran yang digunakan menyerang ke Israel sebagai serangan balasan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Iran telah meluncurkan puluhan drone dan rudal ke Israel, yang dikonfirmasi oleh Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) negara tersebut, setelah Israel mengatakan bahwa Tehran telah memulai serangan.

Pada Sabtu (13/4/2024), IRGC mengatakan bahwa mereka telah melepaskan drone dan rudal dalam operasi "True Promise", menambahkan bahwa langkah tersebut adalah bagian dari hukuman untuk "kejahatan Israel".

Demikian dilansir Aljazeera.com, Ahad atau Minggu (14/4/2024).

Israel mengatakan drone tersebut akan memerlukan beberapa jam sebelum mencapai ruang udaranya.

Serangan tersebut terjadi hampir dua pekan setelah serangan Israel terhadap konsulat Iran di Suriah yang menewaskan tujuh anggota IRGC, termasuk komandan Pasukan Quds, Jenderal Mohammad Reza Zahedi.

"Kami meluncurkan operasi menggunakan drone dan rudal sebagai respons terhadap kejahatan entitas Zionis yang menargetkan konsulat Iran di Suriah," kata IRGC dalam sebuah pernyataan.

"Operasi tersebut dilakukan dengan puluhan rudal dan drone untuk menyerang target-target tertentu di wilayah yang diduduki."

IRGC mengatakan serangan yang diberi nama "Operasi Janji Pasti" ditujukan pada “sasaran tertentu” di wilayah Israel.

Iran juga menegaskan bahwa aksi mereka ada hubungannya dengan “kejahatan berulang” Israel – termasuk serangan pada 1 April terhadap Konsulat Iran di Damaskus.

Berbicara dalam pidato televisi pada hari Sabtu, juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengatakan, "Iran meluncurkan UAV [Unmanned Aerial Vehicles] dari wilayahnya menuju wilayah negara Israel.

"Ini adalah eskalasi yang serius dan berbahaya. Kemampuan defensif dan ofensif kami berada pada tingkat kesiapsiagaan tertinggi menjelang serangan besar-besaran dari Iran."

Israel telah berada dalam kesiapsiagaan tinggi sejak serangannya di Damaskus pada 1 April, meskipun tidak memberikan komentar tentang serangan tersebut.

Iran berjanji akan membalas dan serangan balasan telah diharapkan.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan pada hari Sabtu bahwa Israel siap untuk "serangan langsung dari Iran".

Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan Israel "mengawasi dengan cermat serangan yang direncanakan" terhadapnya oleh Iran dan sekutunya di region tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved