Mobil Terbakar
Fatmawati Bantah Randis Kijang Pemda Jeneponto Digelapkan Sebelum Terbakar
Bantahan diungkapkan setelah mobil dinas Kijang milik Pemkab Jeneponto itu terbakar di Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulsel.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Kasubkor Disdukcapil Jeneponto Fatmawati angkat bicara perihal randis almarhum suaminya, Abdul Misit digelapkan olehnya.
Bantahan diungkapkan setelah mobil dinas Kijang milik Pemkab Jeneponto itu terbakar di Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulsel, Senin (1/4/2024) lalu.
Fatmawati menyebut tudingan diucapkan oleh Kabid Aset Pemda Jeneponto Badaintang adalah salah.
"Keliru kalau dikatakan saya gelapkan atau sembunyikan (mobil randis)," ujarnya melalui via telepon kepada Tribun-Timur.com.
Baca juga: Hanya 15 Menit Armada Damkar Makassar Padamkan Mobil Terbakar Depan Kantor Gubernur Sulsel
Fatmawati menjelaskan, randis berplat DD 145 G tersebut diperoleh saat suaminya menjadi Kabid Bappeda Jeneponto tahun 2014.
Baca juga: Kombes Mokhamad Ngajib Ungkap Penyebab Randis Pemda Jeneponto Terbakar di Makassar
Kala itu, mobil yang sebelumnya dikuasai oleh Kabid Anggaran Bidang Aset yakni almarhum Masyur Iskandar diambil dengan kondisi rusak parah dan tanpa roda.
"Itu mobil boleh dikata tinggal bangkai mirip kandang ayam, karena waktu diambil sama suamiku harus di derek (ke bengkel), bannya saya ganti, joknya, termasuk velg," ucapnya.
Sepeninggal sang suami pada tahun 2016, kata dia, mobil berwarna silver itu kerap bermasalah dan jarang terpakai bahkan harus keluar masuk bengkel.
"Karena kalau kondisinya bagus lagi setelah dari bengkel saya pasti pakai ke kantor karena saya juga ASN Pemda Jeneponto, jadi saya mau sembunyikan dimana," katanya.
Disisi lain, ia juga mengaku tak pernah mendapat surat penertiban dari Bidang Aset.
Bahkan randis tersebut selalu terparkir di rumah dinasnya dan kerap dilihat oleh pegawai Bapenda.
"Tidak masuk diakal itu mobil dicari karena setiap bulan pegawai Bapenda datang menagih di rumah dinas, dan saya siap diperhadapkan sama Bidang Asset jika ini dianggap saya menyembunyikan, tidak ada itu," tegasnya.
Dikatakan, penyebab randis tersebut terbakar lantaran sistem kelistrikannya yang kerap bermasalah.
Fatmawati hendak memperbaiki mobil tersebut untuk persiapan cek fisik randis yang akan diselenggarakan pemda Jeneponto dalam waktu dekat ini.
"Akan ada pemeriksaan aset kendaraan, meskipun saya tidak pernah disurati untuk tarik asset saya tetap minta tolong keluarga bawa ke bengkel dulu untuk perbaiki kelistrikannya tapi di perjalanan terjadi konslet," tuturnya.
"Niat saya baik ingin memperbaiki tapi hasilnya malah begini," katanya.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan penyebab mobil tersebut terbakar.
“Kebakaran itu disebabkan oleh adanya korsleting daripada kendaraan dan alhamdulillah tidak ada korban," ujarnya.
Sementara pengemudi mobil naas itu, lanjut dia, dalam kondisi selamat.
"Ada, sudah dimintai keterangan juga dalam keadaan sehat. Nanti saya cek lagi, sementara masih dalam proses pemeriksaan," jelasnya.
*Randis Jeneponto yang Lama Dicari
Kendaraan itu telah lama dicari oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto.
"Sudah lama saya cari itu mobil," kata Kabid Aset Pemda Jeneponto, Badaintang di ruang kerjanya.
Ia menyebutkan, randis tersebut masuk dalam daftar 14 mobil yang dicari Bidang Aset pada 18 Maret 2024 lalu.
Mobil itu sempat dikuasai mantan Kabid Anggaran Bidang Aset Pemda Jeneponto, almarhum Mansyur Iskandar lalu berpindah tangan ke mantan Kepala Bappeda Jeneponto, almarhum Abdul Misit.
"Ini pak Misit naik jadi Kepala Bapenda dia ambil itu mobil dia perbaiki, kembali cantik, tapi tahun 2017 beliau meninggal," ucapnya.
Alhasil, mobil itu kemudian digunakan oleh istri almarhum yakni Fatmawati selaku Kasubkor di Disdukcapil Jeneponto.
"Tapi tidak ada haknya dia gunakan itu mobil, karena tidak memenuhi kriteria menguasai randis, kecuali almarhum suaminya," terangnya.
Saat Abdul Misit meninggal dunia lanjut Badaintang, pihaknya hendak melakukan penarikan namun randis tersebut tak pernah ditemukan.
"Tahun 2018 saya mau tarik tapi tidak ada kudapat sampai sekarang, na-sembunyi," tuturnya.
Terkait hal ini, Badaintang segera melakukan koordinasi dengan Sekda Jeneponto, Muh Arifin Nur.
"Saya koordinasi dulu dengan pak Sekda baru saya ambil tindakan, kadang kala yang saya inginkan belum tentu sama keinginan disana," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Sebuah mobil terbakar di Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (1/4/2024) siang
Dalam rekaman video yang beredar, kobaran api tampak melahap mobil berwarna silver itu.
Posisi di bahu jalan jalur Jl Metro Tanjung Bunga arah jembatan Barombong.
Selang beberapa saat sejumlah petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar tiba di lokasi.
Petugas Damkar pun langsung memadamkan kobaran api yang melahap mobil nahas itu.
Kobaran api tampak membakar seluruh bodi mobil.
Dari bentuknya, mobil itu diduga berjenis Kijang kapsul.
Belum diketahui kronologi dan identitas pemilik mobil tersebut.(*)
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama
| BREAKING NEWS: Satu Mobil Kijang Hangus Terbakar di Bulukumba Sulsel |
|
|---|
| Identitas Pengendara Mobil Grand Max Terbakar di Dusun Sapee Opo Bone, STNK Ikut Terbakar |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Mobil Pikap Terbakar di Bone Sulsel, Diduga Solar Tumpah |
|
|---|
| Detik-detik Mobil Avanza Terbakar di Depan SPBU di Bone-bone Luwu Utara |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Mobil Avanza Terbakar saat Antre Isi BBM Depan SPBU Bone-Bone Luwu Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kendaraan-dinas-001.jpg)