Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mobil Terbakar

Fatmawati Bantah Randis Kijang Pemda Jeneponto Digelapkan Sebelum Terbakar

Bantahan diungkapkan setelah mobil dinas Kijang milik Pemkab Jeneponto itu terbakar di Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulsel.

Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Tribun-timur.com
Kendaraan dinas milik Pemda Jeneponto seusai terbakar di Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Senin (1/3/2024). 

"Niat saya baik ingin memperbaiki tapi hasilnya malah begini," katanya.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan penyebab mobil tersebut terbakar.

“Kebakaran itu disebabkan oleh adanya korsleting daripada kendaraan dan alhamdulillah tidak ada korban," ujarnya.

Sementara pengemudi mobil naas itu, lanjut dia, dalam kondisi selamat.

"Ada, sudah dimintai keterangan juga dalam keadaan sehat. Nanti saya cek lagi, sementara masih dalam proses pemeriksaan," jelasnya.

*Randis Jeneponto yang Lama Dicari

Kendaraan itu telah lama dicari oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto.

"Sudah lama saya cari itu mobil," kata Kabid Aset Pemda Jeneponto, Badaintang di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan, randis tersebut masuk dalam daftar 14 mobil yang dicari Bidang Aset pada 18 Maret 2024 lalu.

Mobil itu sempat dikuasai mantan Kabid Anggaran Bidang Aset Pemda Jeneponto, almarhum Mansyur Iskandar lalu berpindah tangan ke mantan Kepala Bappeda Jeneponto, almarhum Abdul Misit.

"Ini pak Misit naik jadi Kepala Bapenda dia ambil itu mobil dia perbaiki, kembali cantik, tapi tahun 2017 beliau meninggal," ucapnya.

Alhasil, mobil itu kemudian digunakan oleh istri almarhum yakni Fatmawati selaku Kasubkor di Disdukcapil Jeneponto.

"Tapi tidak ada haknya dia gunakan itu mobil, karena tidak memenuhi kriteria menguasai randis, kecuali almarhum suaminya," terangnya.

Saat Abdul Misit meninggal dunia lanjut Badaintang, pihaknya hendak melakukan penarikan namun randis tersebut tak pernah ditemukan.

"Tahun 2018 saya mau tarik tapi tidak ada kudapat sampai sekarang, na-sembunyi," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved