Golkar Parepare
BREAKING NEWS: Pengurus Golkar Parepare Ramai-ramai Mundur
Selasa (2/4/2024), sebanyak sembilan pengurus Golkar telah menyerahkan surat pengunduran dirinya di Sekretariat DPD II Golkar Parepare.
Penulis: Darullah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Parepare ramai-ramai mundur dari struktur kepengurusannya.
Selasa (2/4/2024), sebanyak sembilan pengurus Golkar telah menyerahkan surat pengunduran dirinya di Sekretariat DPD II Golkar Parepare.
Mereka mundur, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Fadly Agus Mante.
Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Rahman DJ, dan Wakil Ketua Bidang Tani dan Nelayan Muhammad Sahur Rifai.
Selanjutnya, Ketua Bagian Pemenangan Pemilu Wilayah II Muhammad Nawir.
Wakil Sekretaris Bidang Kajian Strategis dan Kebijakan Publik Saharuddin Nassa.
Ketua Bagian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muhammad Haedar Hasan.
Baca juga: Gerindra Buka Penjaringan Calon Bupati Pinrang, Non Kader Bisa Daftar
Ketua Bagian Pemenangan Pemilu Agung Nugraha.
Baca juga: Ketua Golkar Parepare Erna Rasyid Taufan Bagi-bagi Sembako
Anggota Bidang Informasi dan Komunikasi Fatmawati Alimuddin, serta Anggota Bidang Pemuda dan Olahraga Akbar Has.
Wakil Ketua DPD II Golkar Parepare Fadly Agus Mante mengatakan surat pernyataan pengunduran diri dari kepengurusan DPD Partai Golkar.
Selebihnya akan disusul beberapa teman-teman pengurus yang akan menyampaikan langsung di staf sekretariat Partai Golkar.
Fadly mengungkapkan yang mundur ini ada yang menduduki jabatan wakil ketua bidang dan wakil sekretaris.
“Yang jelas yang mundur ini fungsionaris pengurus harian partai Golkar. Ada juga tiga pimpinan pengurus di kelurahan yang akan menyusul mengundurkan diri,” kata Fadly.
Ia mengungkapkan banyak hal perlu dievaluasi dalam kepengurusan.
Bahkan, ia mendorong adanya revitalisasi kepengurusan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Nurdin Halid tak Maju Pilgub Sulsel 2024
“Insya Allah mulai hari ini selaku kader kami berkomitmen untuk menghimpun kekuatan untuk melakukan pembaruan di Golkar Parepare,” katanya.
Ia membeberkan banyak kebijakan dipaksakan di bawah kepemimpinan Ketua Golkar Parepare Erna Rasyid Taufan.
“Kader dan pengurus hanya menjadi stempel untuk memuluskan keinginan pribadi ketua,” katanya.
“Ada sejumlah kebijakan yang terlalu dipaksakan. Ibu ketua (Erna Rasyid Taufan) tidak mendengar suara kader,” katanya.
“Kalau pun diundang kader itu hanya untuk bersepakat, tidak diundang untuk berdiskusi,” kata Fadly.
Surat pengunduran diri sembilan pengurus Golkar Parepare itu diterima staf sekretariat DPD II Partai Golkar Parepare Bahrum.
Ia akui telah menerima amanah dari Sekretaris Golkar Parepare untuk menerima surat pengunduran diri tersebut.
“Saya sebagai staf sekretariat tadi sudah diperintahkan bapak sekretaris partai Golkar Hamran Hamdani untuk menerimanya,” ujarnya.
“Kemudian akan diberikan kepada Ketua Partai Golkar Parepare Erna Rasyid Taufan untuk segera diproses,” jelasnya.
Alasan Tinggalkan Golkar Parepare
Salah satu pengurus Golkar Parepare yang mengundurkan diri dari kabinet, Fadly Agus Mante akui yang mendasari pemikirannya sehingga ingin keluar dari kepengurusan yaitu karna terciptanya situasi yang tidak kondusif di internal partai.
Ia beranggapan ada wilayah-wilayah yang ekslusif yang dibangun oleh ibu Ketua Golkar Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan dengan pengurus lain.
"Mestinya kepengurusan ini terbuka dan tidak harus dilabeli bahwa ini orangnya ibu ketua, dan ini bukan orangnya ibu ketua," kata Fadly.
"Dan kami sangat rasakan hal ini, kemarin memang sengaja dia ciptakan kondisi ini untuk mengamankan agenda-agendanya di Pilkada," ujar Wakil Ketua Bappilu Golkar Parepare ini.
Terkait pencalonan di Pilkada Parepare yang beredar bahwa surat tugasnya tunggal dan hanya untuk ketua Golkar Parepare, Fadly menganggap hal itu sah-sah saja untuk diklaim.
"Akan tetapi perlu kita ingat bahwa seribu sekian surat tugas yang dikeluarkan DPP itu telah dievaluasi, dan akan kembali divalidasi," terangnya.
"Kami meyakini DPP akan kembali pada peraturan organisasi tentang penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakilnya di daerah masing-masing," paparnya.
"Dan itu dimulai dari pembentukan timsel, dan kemudian penjaringan. Dan ini tidak semerta-merta langsung ada, itu berproses. 60 hari sebelum KPU membuka pendaftaran, sesuai dengan pertautan organisasi itu akan dibentuk tim penjaringan," jelasnya.
Pihaknya menegaskan tidak ada aturan bahwa ini adalah calon tunggal dari Partai Golkar.
"Ini semua yang memberikan pelajaran yang tidak elok di Partai Golkar, karena kami meyakini di Partai Golkar ini memiliki mekanisme dan tahapan yang dilalui oleh setiap bakal calon yang mendaftar," pungkasnya.
Selasa (2/4/2024), terdapat 9 pengurus DPD Golkar yang telah menyerahkan surat pengunduran dirinya di Sekretariat Golkar Parepare.
Kesembilan nama tersebut yakni Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Fadly Agus Mante, Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Rahman DJ, serta Wakil Ketua Bidang Tani dan Nelayan Muhammad Sahur Rifai.
Selanjutnya, Ketua Bagian Pemenangan Pemilu Wilayah II Muhammad Nawir, Wakil Sekretaris Bidang Kajian Strategis dan Kebijakan Publik Saharuddin Nassa, Ketua Bagian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muhammad Haedar Hasan.
Kemudian Ketua Bagian Pemenangan Pemilu Agung Nugraha, Anggota Bidang Informasi dan Komunikasi Fatmawati Alimuddin, serta Anggota Bidang Pemuda dan Olahraga Akbar Has.
Laporan jurnalis TribunParepare.com, Darullah
| 9 Kader Golkar Parepare Kompak Mundur Bareng, Taufan Pawe: Itu Upaya Menjatuhkan Nyonya Saya! |
|
|---|
| Taufan Pawe Pasang Badan Bela Erna Rasyid, Sindir 9 Kader Golkar Parepare yang Kompak Mundur |
|
|---|
| Terungkap Alasan Pengurus Golkar Parepare Ramai-ramai Mengundurkan Diri |
|
|---|
| Golkar Parepare Gelar Amaliah Ramadan di 4 Kecamatan, Bagi Takjil hingga Bantu Pembangun Masjid |
|
|---|
| Golkar Umumkan Kaharuddin Kadir Jabat Ketua DPRD Parepare dan Hamran Hamdani Calon PAW |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Fadly-Agus-Mante.jpg)