Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkot Makassar

Pemkot-Perkins School Kolaborasi Wujudkan Makassar Kota Inklusif

Perkins School atau lembaga pendidikan khusus penyandang difabel menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar. .

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Rilis Pemkot Makassar
Firman Hamid Pagarra menerima audiensi Perkins School di Ruang Rapat Sekda lt 2 Kantor Balai Kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (26/3/2024). Selasa (26/3/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perkins School atau lembaga pendidikan khusus penyandang difabel menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar

Rencana kerja sama itu mencuat dalam pertemuan manajemen Perkins School bersama Pj Sekda Makassar Firman Hamid Pagarra di Ruang Rapat Sekda lt 2 Kantor Balai Kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (26/3/2024). 

Konsultan Perkins School Wilayah Asia Pasifik, Tuti Hendrawati mengungkapkan, alasannya menjajaki kerja sama dengan Makassar karena punya visi misi sama. 

Di mana Makassar Kota inklusif menjadi salah satu visi misi Wali Kota Danny Pomanto. 

Baca juga: Apa Itu ‘Testing The Water’ Strategi Danny Pomanto Hadapi Pilgub Sulsel 2024

Sehinggakan, ia menawarkan berbagai program seperti pelatihan guru khusus kelompok difabel. 

Tidak hanya guru, tapi juga berlaku bagi orang tua dari anak kelompok difabel, maupun pekerja difabel.

"Kita ingin bersinergi dengan Pemkot Makassar karena melihat visi misinya pak Wali sangat bagus yakni mewujudkan kota yang inklusif,” ucap Tuti Hendrawati. 

Ia berharap, kolaborasi ini dapat terjalin lebih baik lagi agar program-program pelatihan dapat terwujud.

Serta Makassar sebagai kota inklusif  berdampak baik bagi masyarakat. 

Pj Sekda Makassar Firman Hamid Pagarra menyambut baik kedatangan Perkins School.

Kata Firman, Pemkot Makassar akan terus menjamin ketersediaan layanan publik yang nyaman bagi masyarakat, termasuk difabel. 

Menurutnya, ini salah satu langkah yang baik untuk bekerjasama dengan pihak lebih berpengalaman terkait penanganan kelompok difabel.

"Jadi kami tadi berdiskusi Perkins School ini sudah lebih dari 200 tahun yang lalu memang khusus memperhatikan kelompok difabel. Kita juga di Makassar ini konsen akan hal itu. Dan kami pikir Perkins School ini sudah sangat berpengalaman,” katanya. 

Firman pun langsung memberikan lampu hijau untuk saling berkordinasi lebih intens sebagai tahap awal perkenalan. 

“Kan kami ada ditawarkan berbagai program yang sudah sukses dilakukan oleh pihak Perkins School ini. Jadi saya langsung ke dinas terkait saja,” tuturnya.

Diketahui, pada pertemuan ini, Firman didampingi Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved