Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Real Count KPU 21.00 Wita DPRD Sulsel: Nasdem-Gerindra Ungguli Golkar

Di bawah komando Rusdi Masse Mappasessu, Nasdem memperoleh 17.58 persen atau sekitar 4.155 suara dari 11 daerah pemilihan (Dapil).

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Layar Hasil Real Count KPU RI untuk Caleg DPRD Sulsel 

Dia merespons soal perolehan suara sementara NasDem yang berhasil menyalip Golkar dalam real count KPU untuk sementara.

Menurut Profesor Firdaus, salah satu faktor menurunnya suara Golkar adalah karena sebagian petahana tidak lagi mencalonkan diri.

"Sehingga figur-figur baru yang masih bersosialisasi dan belum dikenal luas memiliki pengaruh ketokohan, popularitas, dan elektabilitas yang baru bangun," ujarnya.

Selain itu, faktor kedua adalah efek dari Pilpres, terutama dari kandidat Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. 

NasDem, yang lebih awal menjual nama Anies Baswedan, mendapat efek positif dari popularitasnya di Sulsel. 

Hal ini membuat NasDem dan Anies Baswedan memiliki pengaruh signifikan di daerah Sulsel.

Profesor Firdaus juga menyebutkan bahwa Nasdem menjadikan Sulsel sebagai salah satu basisnya.

Pun demikian dengan Partai Golkar

Namun, Golkar seakan tak dapat efek ekor jas dari Prabowo Subianto.

Berbeda halnya dengan Partai Gerindra.

Perubahan dinamika politik ini memiliki dampak yang signifikan, terutama terkait Pilkada dan Pilgub Sulsel. 

"Golkar harus mengantisipasi kemungkinan kekalahan agar tidak mempengaruhi kursi Ketua DPRD Sulsel, yang juga akan berdampak pada Pilgub 2024," katanya.

Apalagi sejarah menunjukkan bahwa Golkar selalu tampil sebagai pemenang dalam Pemilu di Sulsel. 

Sehingga, apabila Golkar kalah di Sulsel pada Pemilu 2024 ini, makaberpotensi mempengaruhi pengusungan kader di Pilgub 2024.

Firdaus juga menyampaikan, Golkar hanya mengikut di Gerindra dalam Pilpres.

Sementara NasDem memiliki pengaruh yang lebih besar dengan menjual ketokohan Anies Baswedan.

Dia menambahkan, meskipun Gibran Rakabuming Raka diusung oleh Golkar, efeknya tidak terlalu besar terhadap Golkar.

"Padahal, Gibran itu diusung oleh Golkar. Artinya Golkar yang pertama kali umumkan nama Gibran di hadapan publik. Tetapi efek Gibran tidak terlalu besar ke Golkar," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved