Bupati Wajo Dikritik Dewan saat Moment Perpisahan, Ada Apa?
Malam ini, Bupati Wajo, Amran Mahmud dan wakilnya, Amran menggelar refleksi perpisahan.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Masa jabatan Bupati Wajo Amran Mahmud dan wakilnya Amran berakhir, Kamis (15/2/2024).
Artinya, Duo Amran resmi meninggalkan jabatan yang telah diemban kurang lebih lima tahun sebagai orang nomor satu dan dua di Bumi Lamaddukkelleng dengan 25 program andalan.
Malam ini, Bupati Wajo, Amran Mahmud dan wakilnya, Amran menggelar refleksi perpisahan.
Namun, Duo Amran sapaanya belum mampu merealisasikan seluruh program kerja yang didengungkan sebagai janji politik pada Pilkada lalu.
Berdasarkan 25 program kerja Duo Amran di atas, setidaknya masih ada beberapa yang belum direalisasikan sepenuhnya.
Seperti program 5000 beasiswa bagi siswa yang berprestasi dan kurang mampu serta program 1000 (seribu) kilometer jalan kondisi mantap.
Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Wajo, Mustafa, meminta Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Wakilnya, Amran untuk memperbanyak silaturahmi dan meminta maaf kepada masyarakat.
Mustafa menyarankan untuk meminta maaf kepada masyarakat Wajo terkait belum tercapainya 25 program yang telah dicanangkan selama lima tahun ini.
"Perbanyak silaturahmi ke masyarakat dan minta maaf yang utama," ujarnya.
Lebih lanjut, sejauh ini realisasi jalan 1.000 km setelah masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Wajo berakhir dinilai tidak jelas.
"Realisasinya kami belum tahu pasti, apakah jalan provinsi yang ada di Kabupaten Wajo masuk hitungan juga atau hanya jalan kabupaten. Jika tidak, saya rasa semua masyarakat tau apakah sudah tercapai 1.000 km atau belum," tandasnya.(*)
| 387 JCH Kloter 39 Asal Wajo, Bulukumba dan Sultra Tiba di Asrama Haji Sudiang |
|
|---|
| Eks Sekwan Wajo Siap Laporkan Dugaan Korupsi Reses DPRD ke Polisi |
|
|---|
| Polres Wajo Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 |
|
|---|
| Becomzet dan Neuro B untuk Jamaah Demi Kesehatan di Tanah Suci, dr Widarsi: Setiap Saat Kami Cek |
|
|---|
| Tersinggung Korban Ingin Nikahi Ibunya, Remaja 17 Tahun di Luwu Bunuh Temannya di Kebun Durian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Hujan-Iringi-Apel-Akbar-Terakhir-Bupati-Wajo-dan-Wakilnya-Duo-Amran-Semoga-Bisa-Dua-Kali.jpg)