TPS Rawan di Sulsel
Kapolres Wajo: 284 Personel Siaga di 1.146 TPS
Ia menegaskan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengamanan di TPS dapat berjalan dengan baik dan tanpa sedikit halangan.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kapolres Wajo AKBP Fatchur Rachman pimpin Apel Pergeseran Pasukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Mapolres Wajo, Senin (12/2/24).
Menurut AKBP Fatchur, apel ini dalam kesiapsiagaan dalam proses pemungutan suara di TPS.
"Dalam apel cek kesiapan personel termasuk kesehatan dan kelengkapan pendukung dalam melaksanakan pengamanan di TPS masing-masing," ujar AKBP Fatchur.
Ia menegaskan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengamanan di TPS dapat berjalan dengan baik dan tanpa sedikit halangan.
Diketahui, sebanyak 284 personel yang dikerahkan Polres Wajo jaga 1.146 TPS.
AKBP Fatchur Rachman mengatakan polisi yang bertugas merupakan gabungan Polda Sulsel dan anggota Brimob.
"Sebanyak 284 orang Personel Polres Wajo, BKO Polda Sulsel 30, dan Brimob 25 personel," katanya.
Selain itu, atensi Kapolres Wajo Dalam menciptakan Pemilu 2024 yang damai tak lepas dari kerja sama dengan Kodim 1406.
"Dalam hal ini kami gandeng TNI untuk patroli. Sebab ini adalah bagian integral dari cooling system yang diterapkan untuk menjaga stabilitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," jelasnya.
Dikatakan, saat ini proses distribusi logistik Pemilu sementara berlangsung.
Hal itu juga tak luput dari pengawalan personel Polres Wajo.
Bahkan, AKBP Fatchur sendiri mengatensi beberapa wilayah yang dianggap rawan.
Seperti Kecamatan Tempe dan Kecamatan Pitumpanua.
"Kecamatan Tempe masuk daerah rawan sebab sering terjadi banjir.
Sedangkan, Kecamatan Pitumpanua pernah tertangkap teroris inisial AE pada April 2015 lalu. Untuk itu kami tetap imbau kepada personel agar siaga 1x24 jam menghindari aksi-aksi yang tidak diinginkan," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/apell-siaga-11.jpg)