Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harta Gono Gini Almarhumah Kakak Dirampas Semua, Hamzah Laporkan Mertua Saudaranya

Sampai awal tahun 2023, Mertua almarhum kakaknya, Daeng Kanang datang mengambil barang-barang berharga di dalam rumah Jalan Andi Tonro

Tayang:
Editor: Waode Nurmin
Wa Ode Nurmin/Tribun Timur
Hamzah Said saat mendatangi Kantor Redaksi Tribun Timur Makassar, Selasa (6/2/2024). 


TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tak tahu harus mengadu kemana lagi. Itulah yang dirasakan Hamzah Said.

Warga Jalan Andi Tonro III, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar ini, harus berjuang untuk mempertaruhkan harta gono gini almarhumah kakaknya, yang dirampas sang mertua.

Kepada Tribun-Timur.com, Hamzah menceritakan jika kasusnya ini sudah ia laporkan ke Polsek Tamalate.

"Sudah dilapor awal tahun 2023," katanya saat diterima Tribun-Timur.com, di ruang rapat redaksi, Selasa (6/2/2024).

Hamzah lalu mengisahkan, kasus dugaan pencurian ini bermula ketika Kakaknya Kurnia daeng Lanti meninggal dunia pada Juni 2022.

Kemudian disusul suaminya Arifuddin daeng Nai di Desember 2022.

Pasangan suami istri itu kemudian meninggalkan harta gono gini berupa satu rumah di Jl. Andi Tonro III, Kota Makassar.

Menurut Hamzah, rumah tersebut dibeli dengan uang milik kakaknya Kurnia daeng Lanti.

"Uang dari hasil jual warisan orangtua di kampung di Jeneponto, dibelikan rumah di Jl. Andi Tonro," lanjutnya bercerita.

Setelah kakak dan suaminya meninggal, rumah peninggalan mereka dibiarkan begitu saja, tanpa penghuni.

Sampai awal tahun 2023, Mertua almarhum kakaknya, Daeng Kanang datang mengambil, yang menurut Hamzah sudah melakukan tindakan pencurian, barang-barang berharga di dalam rumah.

Ada 17 item yang dilaporkan Hamzah hilang dari rumah tersebut.

Namun yang ia ingat, keterangan surat jual beli tanah, berkas pendaftaran haji, kalung emas 20 gram, gelang emas total berat 10 gram, dua TV, lemari es, tabung gas 20 biji, lemari pakaian, rak piring, dan beberapa barang pribadi almarhum dan almarhumah.

Barang-barang tersebut, dari keterangan tetangga, diambil Daeng Kanang bersama keluarganya yang lain.

Waktunya tidak bersamaan. Ada yang diambil sore hingga tengah malam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved