Cara Daftar Yamaha Supercup E-Sports Series 2024, Hadiah Rp50 Juta
Kompetisi ini dibagi dalam lima kota roadshow dan qualifikasi di area Sulselbar yakni Makassar, Bone, Polewali, Pinrang dan Palopo.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tribuners! Bagi kamu yang suka bermain games Mobile Legends patut berbahagia.
Pasalnya, PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) menggelar turnamen game nasional bertajuk Yamaha Supercup E-Sports Series 2024.
Kompetisi ini dibagi dalam lima kota roadshow dan qualifikasi di area Sulselbar yakni Makassar, Bone, Polewali, Pinrang dan Palopo.
Roadshow dan Tournament regional area Sulselbar ini diselenggarakan selama 3 bulan secara paralel sebelum mencapai babak final di Maret 2024 mendatang.
Manager Promosi PT SJAM Sintya Conarta, mengatakan turnamen ini untuk menjawab minat permainan game online yang terus bertumbuh pesat khususnya di kalangan pelajar.
“Dari sini kami juga bisa menyalurkan program CSR kami untuk tetap konsisten mengedukasi generasi muda untuk tetap mengedepankan pendidikan dan keselamatan berkendara yang akan termasuk dalam program roadshow kami,” kata Sintya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/1/2024).
Sintya menjelaskan, lewat kegiatan ini pihaknya ingin turut andil dalam pertumbuhan industri esports Tanah Air.
“Terlebih baru-baru ini Indonesia meraih prestasi sebagai juara umum di cabang cabang esports pada ajang internasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, tim dari berbagai region ini akan memperebutkan total hadiah Rp 50 juta.
Pertandingan untuk Regional Stage berlangsung mulai Februari 2024.
Itu dilakukan setelah roadshow regional di Januari dengan Kota Polewali sebagai pembuka.
Bagi pelajar yang jago bermain Mobile Legends dan kotanya disambangi tim E-Sport Yamaha, kamu bisa mendaftarkan tim di link berikut: bit.ly/yamahasupercupesport2024.
Informasi lebih lengkap bisa dipantau melalui Instagram @suracoyamahaofficial dan @yamahasupercupesport.
| Maros Mulai Masuk Musim Panas, BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering |
|
|---|
| Gowa dan Maros Kirim Ratusan Ton Sampah Sehari ke Makassar untuk Diolah Jadi Energi Listrik |
|
|---|
| Dilema PMB: Dinamika Kuota PTN dan Realitas Ekonomi Keluarga |
|
|---|
| 240 Ton Sampah Tak Terangkut Tiap Hari, Appi Minta Camat-Lurah Atur Ulang Jam Angkut Sampah |
|
|---|
| Open Dumping vs Sanitary Landfill, Ini Perbedaan Sistem Kelola Sampah yang Dikebut Pemkot Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Turnamen-game-nasional-bertajuk-Yamaha-Supercup-E-Sports.jpg)