Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Debat Capres

Kpopers Gelar Nobar Debat Capres, Dukungan ke 'Abah Online' Anies Baswedan Bikin Gemes

Salah satunya yang viral yakni agenda nobar debat capres Kpopers yang bakal mendukungan Capres nomor urut 1 Anies Baswedan.

Tayang:
Editor: Alfian
Twitter/@zizuambis
Dukungan para Kpopers kepada Anies Baswedan pada debat capres kedua, Minggu (7/1/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kalangan Kpopers saat ini mencuri perhatian lantaran mulai ikut terlibat menyemarakan Pesta Demokrasi Pilpres 2024.

Para Kpopers kali ini juga menggelar nonton bareng (nobar) Debat Capres kedua, Minggu (7/1/2023) di sejumlah lokasi.

Salah satunya yang viral yakni agenda nobar debat capres Kpopers yang bakal mendukungan Capres nomor urut 1 Anies Baswedan.

Akun twitter @izuambis misalnya mengunggah foto persiapan lokasi nobar debat capres.

Terdapat 3 foto yang diunggah di akun twitternya memperlihatkan pernak-pernik khas Kpopers.

Menariknya lagi akun tersebut menunjukan jika nobar capres kali ini dikhususkan mendukung Anies Baswedan yang dijuluki Abah Online Indonesia.

"SNEAK PEAKK WOII LUCU BGTT ini yang ga ikutan apa ga kebelet beli tiket ots?? LANGSUNG DATENG AJAA ke meja regist, tiket ots nya 45k!! ( slot nobar habis )," tulis @izuambis.

Gelombang Dukungan Kpopers ke Anies Baswedan

Kekuatan penggemar K-pop tidak bisa dianggap remeh. Bahkan mereka pernah membuat Gabriel Boric menang pemilihan presiden pada 2022 lalu.
 
Menjelang pemilihan umum dan tahun politik pada 2024 ini, banyak dari kalangan masyarakat yang mulai menyadari tentang pentingnya isu politik di Indonesia.

Khususnya terhadap para calon presiden beserta wakilnya.Penggemar K-pop Menangkan Presiden Chili 2022

Kalau Sobat Medcom ingat pada 2022 lalu, seorang presiden asal Chili berhasil menang pemilu berkat para penggemar K-pop.

Meski pada putaran pertama ia telah dikalahkan, tetapi Gabriel Boric berhasil menang pada putara kedua.

Hal itu terjadi akibat banyaknya penggemar K-pop yang kecewa dengan sikap lawannya saat itu, sehingga dukungan kepadanya semakin bertambah.
 
"Ketika kita melihat kandidat yang sangat konservatif yang anti-aborsi dan anti-pernikahan sesama jenis ini memimpin, saya pikir semua orang ketakutan. Dan cara untuk mengatasi kenyataan menyedihkan ini adalah dengan membuat lelucon dan itulah yang mengambil alih media sosial," ungkap Claudia Patino, mahasiswa pascasarjana hubungan internasional di Korea, dikutip dari The Korea Herald, Selasa, 2 Januari 2024.

"Dan perlahan sejak saat itu, orang-orang mulai berorganisasi dan saat itulah penggemar K-pop berdatangan," lanjutnya.

Penggemar K-pop Ikut Kampanye Politik 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved