Hingga November 2023 Kredit Warga Sulsel Capai Rp155,9 T
Sampai dengan November 2023, penghimpunan DPK tercatat sebesar Rp124,9 triliun
Penulis: Ina Maharani | Editor: Ina Maharani
Makassar, Tribun - Total aset perbankan di Sulawesi Selatan posisi November 2023 tumbuh 10,85 persen year on year jika dibandingkan dengan November 2022. Yakni dengan nominal mencapai Rp188,7 triliun.
Dari angka tersebut, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 6,74 persen yoy dengan nominal mencapai Rp124,9 triliun, dan kredit yang disalurkan tercatat tumbuh 12,63 persen yoy dengan nominal mencapai Rp155,9 triliun.
Demikian dipaparkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Darwisman dalam rilis, Jumat (5/1).
“Kinerja intermediasi perbankan Sulsel terjaga pada level yang tinggi dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 124,01 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah terkendali pada level aman dengan Noan Performing Loan (NPL) 2,93 persen,” ujarnya.
Sampai dengan November 2023, penghimpunan DPK tercatat sebesar Rp124,9 triliun atau tumbuh 6,74 persen (yoy) dan 6,75 persen (ytd).
DPK masih didominasi oleh tabungan sebesar Rp74,2 triliun atau 59,42 persen, deposito Rp30 triliun atau 16,64 persen, dan giro sebesar Rp20,8 triliun atau 23,95 persen.
“Share Penyaluran kredit di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh kredit produktif sebesar Rp88,1 triliun atau 56,46 persen, sedangkan kredit konsumtif sebesar Rp67,9 triliun atau 43,54 persen,” papar Darwisman.
Kredit produktif terdiri dari modal kerja dan investasi. Adapun sektor ekonomi dengan penyaluran kredit terbesar disumbang oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp38,2 triliun atau 24,49 persen.
Sementara itu di sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), aset dana pensiun sebesar Rp1,4 triliun. Piutang perusahaan pembiayaan Rp16,9 triliun, pinjaman pergadaian Rp5,8 triliun.
Terakhir pembiayaan perusahaan fintech (P2PL) Rp1,1 triliun.(ina)
Reksadana Terbesar
KEPALA OJK Sulselbar Darwisman juga memaparkan, di sektor Pasar Modal, jumlah rekening investasi s.d. Oktober 2023 mencapai 402.878 rekening dengan porsi terbesar pada produk reksa dana sebanyak 289.684 rekening.
“Diikuti saham 98.318 rekening, dan SBN 14.876 rekening. Adapun nilai transaksi saham di
Sulawesi Selatan sampai dengan Oktober 2023 sebesar Rp15,08 triliun,” tutupnya.(ina)
| Banyak Orang Berpendidikan, Mapan, Emosi Stabil, Bermoral Baik, tapi Terjebak Cinta Palsu |
|
|---|
| Penetapan Amir Uskara Jadi Komisaris Mandiri Sekuritas Tunggu UKK OJK |
|
|---|
| Beredar Daftar Direksi dan Pengawas Perusda Kota Makassar Dilantik Hari Ini |
|
|---|
| OJK Sulselbar Bekali PUJK Pelatihan Sensitivitas Layanan Ramah Difabel |
|
|---|
| Aset Perbankan Syariah di Sulsel Melesat, Bagaimana Dampaknya? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-OJK-Regional-6-Sulawesi-Maluku-dan-Papua-Darwisman-bb.jpg)