Mahasiswa Demo KPU Wajo
Satu Komisioner Terpilih KPU Wajo Pernah Terlibat Kasus Pemerasan Ketua DPR RI
Erwin juga merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Soppeng.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Satu komisioner terpilih di Kabupaten Wajo pernah menjadi tahanan di Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus pemerasan Ketua DPR RI, Setya Novanto pada 2014 lalu.
Adalah Erwin Arifin yang kini resmi menjadi Komisioner KPU Wajo sesuai dengan keputusan KPU RI Nomor 1163/SDM.12-Pu/04/2023 tanggal 28 Desember 2023.
Erwin diamankan dengan barang bukti uang sebesar Rp4.3 juta hasil pemerasan.
Erwin juga merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Soppeng.
Mulyadi, salah satu orator mengatakan tidak menutup kemungkinan adanya dugaan kejanggalan administrasi yang dilakukan Tim Seleksi KPU Sulsel.
"Kenapa sekelas narapidana kasus pemerasan bisa lolos menjadi komisioner, jangan sampai ada keterlibatan oknum yang meloloskan mereka," ujarnya saat berorasi.
Lebih lanjut, kata dia dua komisioner lainnya, yakni Nasaruddin dan Andi Raehana sebelum dinyatakan tidak lolos di KPU Bone dan Bawaslu Soppeng.
"Ketiga orang itu baru saja pindah dan menjadi warga Wajo. Dimana sebelumnya mereka berdomisili di Soppeng dan Bone. Bahkan dinyatakan tidak lolos saat melakukan pendaftaran," lanjutnya.
Pihaknya menyayangkan keputusan Tim Seleksi KPU Sulsel yang diduga terlibat dalam kepentingan sehingga meloloskan tiga nama komisioner di KPU Kabupaten Wajo.
"Kami minta KPU RI tinjau hasil keputusan Timsel KPU Sulsel yang diduga mencatatkan demokrasi," tegasnya.
Sementara, Ketua KPU Wajo, Andi Rahmat Munawar mengatakan keputusan ini diluar kendali KPU Wajo.
"Itu bukan kewenangan kami. Tapi kalau ada tuntutan secara tertulis. Kami akan sampaikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Andi Rahmat Munawar
Sebelumnya diberitakan, Puluhan massa demo di depan Kantor KPU Kabupaten Wajo, Selasa (2/1/24).
Massa tersebut mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Pemilu (AMPP) dan secara bergantian melakukan orasi.
Bahkan, membentang spanduk bertuliskan "Tolak Komisioner Hasil Impor, Tinjauan Keputusan Timsel KPU Sulsel".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Aliansi-Mahasiswa-Peduli-Pemilu-AMPP-unjuk-rasa-di-depan-Kantor-KPU-Wajo-Selasa-2124.jpg)