Deretan Alumni Akpol 1996 Pecah Bintang, Jhonny Edison Isir dan Herry Heryawan Inspektur Jenderal
Inilah daftar Alumni Akpol 1996 sudah pecah bintang Jhonny Edison Isir dan Herry Heryawan sudah jadi Irjen
TRIBUN-TIMUR.COM -- Promosi jabatan Jhonny Edison Isir menjadi Kapolda Papua Barat mengharumkan nama alumni Akademi Kepolisian atau Akpol 1996.
Jhonny Edison Isir menjadi Akpol 1996 pertama menjabat Kapolda.
Jabatan Kapolda diraih Jhonny Edison Isir saat umurnya baru 48 tahun.
Pria kelahiran Jayapura 7 Juni 1975 itu menyalip Irjen Herry Heryawan, kawan seangkatannya di Akpol 1996.
Sejatinya Herry Heryawan menjadi Akpol 1996 pertama memperoleh pangkat Inspektur Jenderal atau bintang dua sejak 17 November 2023.
Namun Irjen Herry Heryawan bertugas di pemerintahan mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Ia ditugaskan menjadi Staf Khusus Mendagri.
Tiga pekan berselang giliran Jhonny Edison Isir naik pangkat jadi bintang dua.
Kini sudah dua alumni Akpol 1996 berpangkat Irjen atau bintang dua.
Alumni Akpol 1996 memiliki nama angkatan Batalyonnya Wira Satya.
Lulusan Akpol 1996 ini mempunyai 301 alumni.
Akpol 1996 memiliki sejumlah alumni berprestasi dan berkarier cemerlang.
Sejumlah Akpol 1996 sudah pecah bintang.
Berikut daftar alumni Akpol 1996 berkarier cemerlang:
1. Irjen. Pol. Herry Heryawan, S.IK., M.H.
Herry Heryawan adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak September 2023 mengemban amanat sebagai Staf Khusus Menteri Dalam Negeri RI.
Herimen, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang reserse.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Dirsidik Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.
Irjen. Pol. Jhonny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P.[1] (lahir 7 Juni 1975) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 7 Desember 2023 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.
Jhonny tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.
Dia pernah dipercaya menjadi Ajudan Presiden Jokowi.
Ia kemudian menjabat Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri, Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri, Kapolrestabes Medan, Kapolrestabes Surabaya, Wakapolda Sulut, Karojianstra Sops Polri, dan terakhir sebagai Kapolda Papua Barat
3. Brigjen. Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K.
Simson Zet Ringu lahir 3 Maret 1974.
Ia seorang perwira tinggi Polri yang sejak 16 November 2020 mengemban amanat sebagai Direktur Intelijen Densus 88 AT Polri.
Simson, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang Reserse.
Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Analis Kebijakan Madya Bidang Intelijen Densus 88 AT Polri.
4. Brigjen. Pol. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K.
Ribut Hari Wibowo lahir 30 Juli 1974.
Ia seorang perwira tinggi Polri yang sejak 17 Desember 2021 menjabat sebagai Karobinkar SSDM Polri.
Ribut, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang reserse.
Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Kabagmutjab Robinkar SSDM Polri.
5. Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu
Asep Guntur Rahayu lahir 25 Januari 1974 di Majalengka.
Ia menjabat Direktur Penyidikan KPK sejak 2 Juni 2022.
Jabatan terakhir sebagai Kabag Penkopeten Biro Pembinaan Karier (Robinkar) SSDM Polri 2022.
6. Brigjen. Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.
Ruddi Setiawan lahir 24 September 1974.
Ia seorang perwira tinggi Polri yang sejak 26 Juli 2022 mengemban amanat sebagai Direktur Intelijen BNN.
Ruddi, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang reserse.
Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Dirresnarkoba Polda Aceh.
7. Brigjen. Pol. John Carles Edison Nababan, S.I.K., M.H.
Ruddi Setiawan lahir 3 April 1973.
Ia seorang perwira tinggi Polri yang berpengalaman di bidang reserse, dia pernah menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Sumut.
John, lulusan Akpol 1996, saat ini dipercayakan sebagai Kasat Bina Pelatihan (Binlat) Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN).
Ia diangkat berdasarkan SK Mendagri Nomor 821.2-5103.A tanggal 10 Agustus tahun 2022.
8. Brigjen. Pol. H. Muhammad Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si.
Muhammad Sabilul Alif lahir 27 Juni 1975.
Ia seorang perwira tinggi Polri yang sejak 23 Desember 2022 mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Banten.
Sabilul tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.
Dia adalah Ajudan Wapres RI Ma’ruf Amin.
Ia kemudian menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri.
9. Brigjen. Pol. Akhmad Yusep Gunawan, S.H., S.I.K.
Akhmad Yusep Gunawan lahir 12 Juni 1973.
Ia seorang perwira tinggi Polri yang sejak 26 Februari 2023 mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur.
Akhmad, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhirnya adalah Kapolrestabes Surabaya.
Berikut profil dua Irjen Akpol 1996
Irjen Herry Heryawan menjadi alumni Akpol 1996 pertama meraih pangkat Inspektur Jenderal atau bintang dua.
Kenaikan pangkat Irjen diraih Herry Heryawan pada Jumat (17/11/2023).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat terhadap 13 perwira tinggi (pati) Polri.
Upacara tersebut berdasar Surat Telegram nomor: STR/1252/XI/KEP./2023 tertanggal 15 November 2023 yang digelar di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Jumat (17/11/2023).
Dari 13 orang, seorang perwira tinggi Polri yang mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi yakni Herry Heryawan atau yang dikenal Herimen dari Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Inspektur Jenderal (Irjen).
Sosok polisi yang pernah menangkap John Refra alias John Kei ini didapuk menjadi Irjen untuk jabatan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri.
Herry Heryawan akan mendampingi seniornya di kepolisian, yakni Jenderal Tito Karnavian.
Tito Karnavian adalah mantan Kapolri yang kini menjabat Menteri Dalam Negeri.
Tito Karnavian adalah jebolan Akpol angkatan 1987.
Herry Heryawan merupakan pria kelahiran 23 Februari 1972 ini bukan sosok sembarangan.
Polisi lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1996 ini berhasil mengungkap sejumlah kasus besar mulai dari premanisme, narkoba, hingga terorisme.
Pada 17 Februari 2012, Herry Heryawan merupakan sosok penting di balik penangkapan John Refra alias Jhon Kei yang terlibat kasus perencanaan pembunuhan terhadap pamannya yakni Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.
Bahkan Herry menembak bagian bawah lutut kanan John Kei.
Terkait narkoba, Herry Heryawan juga terlibat pengungkapan kasus 1 ton sabu di Anyer, Banten, pada Juli 2017.
Saat itu Herry tergabung dalam Satgas Merah Putih yang bertugas menangani narkotika.
Kiprah lain yang menjadi perhatian adalah menangkap Richard Muljadi, cucu konglomerat Kartini Muljadi atas kasus narkoba.
Richard Muljadi ditangkap di sebuah restoran di SCBD, Rabu (22/8/2018) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Penangkapan itu terjadi secara kebetulan oleh Kombes Pol Herry Heryawan.
Sebelumnya, Herry Heryawan merupakan polisi berpengalaman di bidang reserse.
Ia juga pernah mengisi jabatan Kasat Reskim Tanjungpinang di Polda Kepri, lalu mutasi ke Polda Metro Jaya
Sejak menjabat Kasat Reskim Herry Heriawan pernah menjebloskan sejumlah Pejabat Pemko Tanjungpinang terkait kasus KTP Aspal TKI.
Selain itu mengobrak abrik lokasi perjudian serta menahan Ketua DPRD Tamjungpinang skandal ijazah palsu.
Setelah kariernya melejit di Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri, Herry Heriawan menjabat di Dirresnarkoba Polda Metro Jaya.
Seperti Kasubdit Jatanras Dittreskrimum Polda Metro Jaya. Wadirreskrimum Polda Metro Jaya. Kapolresta Depok hingga Analisis Kebijakan Madya Bidang Pendidikan Densus 88 Antiteror.
Herry Heryawan juga terlibat penanganan kasus pembunuhan dengan racun sianida terhadap Wayan Mirna Salihin saat menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.
Saat jabat Kasat Resmob Polda Metro Jaya, Herimen juga memimpin penangkapan penguasa Pasar Tanah Abang Hercules beserta anak buahnya yang berjumlah 44 orang.
Penangkapan Hercules setelah diduga meresahkan masyarakat karena sering mengganggu dan memeras warga.
Herry dikenal sebagai sosok perwira yang keras melawan premanisme.
Dia pernah menembak mati anak buah Hercules di Cengkareng.
Brigjen Pol Johnny Edison Isir diangkat menjadi Kapolda Papua Barat menggantikan Irjen Pol Daniel TM Silitonga yang kini ditunjuk sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mantan ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini dimutasi bersamaan dengan sejumlah pejabat tinggi Polri lainnya melalui Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2750/XII/KEP./2023, Kamis (7/12/2023).
Brigjen Pol Johnny Edison Isir lahir di Sorong, Jayapura pada 7 Juni 1975.
Jhonny Edison Isir telah menikah dengan Astrid Alice Parera.
Dari pernikahan itu, keduanya dikarunia dua anak bernama Victoria Hermione Isir dan Velove Malikha Isir.
Putra Sorong ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996.
Sejak Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP), Johnny Edison berada di Jayapura.
Ia bersekolah di SD Kristus Raja Jayapura sejak 1981–1987, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 2 Jayapura tahun 1987 sampai 1990.
Johnny Edison Isir lalu berminat terjun ke dunia kepolisian saat mengenyam pendidikan ke SMA Taruna Nusantara Magelang masuk 1990 dan lulus pada 1993.
Pada tahun 1993, barulah ia masuk ke Akpol.
Ia pun menjadi anak asli Papua pertama yang meraih Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akpol.
Lulus dari Akpol, Johnny Edison Isir melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian STIK atau PTIK.
Johnny Edison Isir lalu melanjutkan studinya ke University of Wollongong Australia dan mendapat gelar master di bidang Transnational Crime Prevention/MTCP pada 2006.
Selain itu ia juga pernah menimba ilmu di Sespimti dan lulus pada 2018.
Dalam kariernya di kepolisian Brigjen. Pol. Jhonny Edison Isir telah menduduki berbagai jabatan penting.
Sejak ia lulus dari Akpol, ia menempati posisi sebagai Pamapta Polres Dili Timor Timur 1997-1998.
Di tahun tersebut ia lalku dipercaya menjadi Kasat Serse Polres Maliana Timor Timur selama setahun, sampai 1999.
Pada tahun 1999, ia dipindahtugaskan dengan menjabat Kasat Sabhara Polres Dili dan KBO Serse Polres Surabaya Utara Polda Jatim sampai tahun 2000.
Selama setahun 2000-2001 ia menjadi Kanit Res Intel Polsek Krembangan Polres Surabaya Utara Polda Jatim.
Lalu dipercaya menjadi Kapolsek Karangpilang Polres Surabaya Selatan (2003—2005).
Tahun 2007, ia menjadi Kanit I Sat II Ekonomi Dit Reskrim Polda Jatim.
Setahun kemudian, Johnny menjadi Wakasat Serse Polwiltabes Surabaya sampai 2009 dan menjadi Wakapolres Surabaya Selatan Polda Jatim sampai 2010.
Pada 2010 ia mejadi Kanit II Sat I Pidum Ditreskrim Polda Jatim, 2011 menjadi Kanit I Subdit II Hardabangta Ditreskrimum Polda Jatim, 2012 menjadi Kasubdit III Tipikor Dirtreskrimsus Polda Papua dan 2013 menjadi Kapolres Jayawijaya.
Jhonny Edison Isir lalu menjadi Kapolres Manokwari 2014—2016.
Ia dipindahkan ke Jawa lagi dan menjadi Wadirreskrimum Polda Banten 2016.
Pada 2016, Jhonny Edison Isir juga diminta mengajar menjadi Dosen Utama STIK PTIK.
Tahun 2017, Jhonny Edison Isir menjadi Dirreskrimsus Polda Riau.
Barulah ia diminta menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2017.
Tahun 2019, Jhonny Edison Isir menjadi Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri, lalu Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri, Kapolrestabes Medan 2019 hingga Kapolrestabes Surabaya tahun 2020 sampai 2021.
Jhonny Edison Isir lalu dipercaya menjadi Wakapolda Sulawesi Utara 2021 dan menjadi Karojianstra Sops Polri dari 2023 sampai sekarang.
Adapun penghargaan yang pernah ia terima yakni Satyalancana Seroja (1999), Satyalancana 8 Tahun, Satyalancana Dharma Nusa (2005), Satyalancana 16 Tahun, menerima Penghargaan Anti Tanggap (1999) hingga Adhimakayasa Lulusan Terbaik Akpol (1996).
Sebagian artikel telah tayang di Tribunpapuabarat.com dengan judul Putra Sorong Peraih Adhimakayasa dan Mantan Ajudan Jokowi Ditunjuk Jadi Kapolda Papua Barat dan TribunnewsWiki.com dengan judul Brigjen. Pol. Jhonny Edison Isir
Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Kapolda Papua Barat, Brigjen Johnny Eddizon Isir, Mantan Ajudan Jokowi Punya Banyak Prestasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kolase-Jhonny-Edison-Isir-dan-Herry-Heryawan-4322.jpg)