Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Viral

Viral Wanita Hamil Kejar Pacarnya Bikin Geger di Pasar, Minta Uang Aborsi

Diketahui bahwa peristiwa ini terjadi di pasar Tiongkok, dan video seorang wanita hamil mengejar pacarnya yang berusaha kabur telah menjadi viral.

Editor: Alfian
sanook.com
Viral Wanita hamil kejar pacar di pasar, minta uang untuk aborsi karena tak mau tanggung jawab. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Viral seorang wanita muda dalam kondisi hamil mengejar pacarnya minta uang aborsi bikin geger di pasar.

Sang wanita dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, wajahnya lebam babak belur.

Dalam kondisi babak belur sang wanita muda itu memegangi lengan seorang lelaki yang diduga pacarnya.

Pegangan erat sang wanita mengisyaratkan ia enggan sang pacar kabur begitu saja.

Sontak aksi sepasang wanita dan pria ini bikin geger di pasar.

Apalagi sang wanita juga meminta uang kepada si lelaki dengan alasan biaya aborsi.

Baca juga: Beredar Video Viral Warga Aceh Bongkar Paksa Tenda Pengungsi Rohingya, Netizen: Gue Curiga!

"Beri aku uang Rp6,5 juta untuk aborsi, maka aku tidak akan mengganggumu lagi," ujar wanita tersebut.

Diketahui bahwa peristiwa ini terjadi di pasar Tiongkok, dan video seorang wanita hamil mengejar pacarnya yang berusaha kabur telah menjadi viral di media sosial setempat.

Meskipun wajah wanita itu babak belur dan berlumuran darah, ia tidak melepaskan pacarnya sedikitpun.

Kejadian mengejutkan ini membuat orang-orang berhenti dari aktivitas mereka untuk mencuri dengar perdebatan mereka.

Terungkap bahwa keduanya adalah rekan kerja di pabrik yang sama.

Seorang wanita muda yang lugu dan belum pernah mencintai siapa pun sebelumnya jatuh cinta dengan seorang pria paruh baya.

Awalnya, cinta mereka terasa manis dan membahagiakan. Namun, tidak lama kemudian, wanita muda itu mengetahui bahwa dia hamil.

Dengan senang hati, dia berbicara dengan pacarnya agar mereka dapat menikah. Namun, respon sang pacar sangat di luar dugaan.

Setelah mendengar kabar tersebut, sang pacar berubah drastis, menjadi acuh tak acuh, dan selalu menghindari masalah ini. Dia kemudian diam-diam mengundurkan diri dan pindah ke pabrik lain.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved