Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

SMART CITY, Fokus Teknologi atau Warga?

Karnaval budaya yang dikemas seperti festival Awa Odori di Jepang yang berusia 400 tahun.

Editor: Sudirman
DOK
Syamsu Alam, Ketua Masika ICMI Kota Makassar/ Dosen FE UNM. 

2. Smart branding, meningkatkan kesadaran terhadap karakter kota, terutama pariwisata.

3. Smart economy, membangun ekosistem dan mendorong cashless society.

4. Smart living, kehidupan yang nyaman dan meningkatkan Kesehatan.

5. Smart society, masyarakat yang interaktif dan humanis.

6. Smart environment, mengurangi dan memanfaatkan sampah serta menciptakan sumber energi yang lebih baik.

Capaian Indeks SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) Kota Makasasar masih pada kategori cukup.

Termasuk yang terendah dari semua kota di Sulawesi Selatan.

Namun berdasarkan survei Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) komimfo 2022 IMDI merupakan suatu pengukuran tingkat kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam penggunaan teknologi digital pada kehidupan sehari-hari maupun terkait pekerjaannya.

IMDI Kota Makassar tertinggi dengan poin sebesar 43.44.

Artinya, indeks warga kota lebih tinggi dan relatif maju dibanding kemampuan pemerintah kota menyediakan layanan pada warga dengan SPBE.

Kota Makassar termasuk kota yang agresif dalam membangun ratusan aplikasi.

Aplikasi tersebut rata-rata berbasis web.

Namun jika ditelurui lebih jauh, tidak semua aplikasi dapat berfungsi dengan baik sebagaimana harapan dalam Smart City yang dapat mengefektifkan pelayanan.

Salah satu aplikasi yang bermanfaat bagi wisatawan adalah explore.makassar.go.id, bermanfaat untuk wisatawan yang ingin menikmati kuliner dan spot Kota yang menarik.

Namun Aplikasi Layanan kesehatan dan pendidikan masih perlu ditingkatkan efektifitas layanannya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved