Dulu Rival Pilwali Makassar 2009, Kini Ilham Arief Sirajuddin-Idris Manggabarani Jadi Keluarga
Dulu rival kini jadi keluarga itulah perjalanan hubungan Ilham Arief Sirajuddin dan Andi Idris Manggabarani
Berikut tahapan dalam pernikahan adat Bugis - Makassar.
Setiap tahapan dari rangkaian pernikahan menyimpan do'a dan makna mendalam bagi keberlangsungan rumah tangga calon pengantin kelak.
1. Mammanu'-manu'
Ini adalah tahapan paling pertama dari prosesi pernikahan adat Bugis.
Mammanu'manu' diartikan sebagai aktivitas yang hampir serupa dengan terbangnya seekor burung, mengingat pada fase ini, pihak keluarga dari calon mempelai pria akan berusaha mencarikan jodoh terbaik bagi anak mereka dengan memperhatikan sejumlah kriteria.
2. Mappese-pese
Pada dasarnya, mappese-pese dalam prosesi pernikahan adat Bugis adalah sebuah langkah pendekatan untuk mencari tahu lebih dalam tentang sang perempuan.
Bila calon mempelai pria dan keluarganya telah sepakat dengan wanita pilihan mereka, maka pihak keluarga laki-laki akan meminta tolong pada seorang kerabat dekat dari pihak perempuan untuk dipertemukan dengan keluarga mereka.
3. Massuro atau madduta
Pada tahap massuro atau lamaran, keluarga dari pihak laki-laki akan mengutus seseorang yang paling dipercayai sebagai mabbaja laleng atau perintis jalan.
4. Mappettu ada
Setelah prosesi lamaran dilakukan, saatnya untuk menentukan tanra esso (tanggal pelaksanaan pernikahan), sompa (mahar), dan doi menre (uang belanja).
Tanggal pernikahan biasanya akan ditentukan oleh keluarga dari calon pengantin wanita dengan mempertimbangkan waktu-waktu terbaik.
5. Mappasau botting
Mappasau botting adalah ritual perawatan yang dilakukan secara privat oleh calon mempelai wanita sebelum hari pernikahannya.
6. Mappanre temme
Mappanre temme merupakan sebuah kebiasaan dari masyarakat Bugis yang selalu memberi apresiasi terhadap orang yang berhasil khatam Al Quran dengan cara diberi makan.
Tradisi ini juga kerap dilakukan oleh calon pengantin tepat di sore hari sebelum hari pernikahan tiba dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran langsung dari calon pengantin.
7. Mappacci
Malam harinya setelah mappanre temme usai dilaksanakan, terdapat prosesi pernikahan adat Bugis yang disebut mappacci.
Ritual ini memiliki makna bahwa kedua calon pengantin perlu disucikan jiwa dan raganya dari segala keburukan yang pernah dilakukan.
8. Mappasili
Mappasili merupakan prosesi siraman yang dilakukan dalam pernikahan adat Bugis.
Tujuan dari ritual ini adalah untuk membersihkan diri calon pengantin sekaligus menolak bala dari segala malapetaka yang tidak diinginkan.
9. Mappenre botting dan madduppa botting
Mappenre boting adalah prosesi pengantaran mempelai pria ke rumah sang mempelai wanita dengan iring-iringan tanpa kehadiran orang tua.
10. Mappasikarawa
Setelah akad nikah, sang mempelai pria akan dituntun untuk menuju kamar pribadi pengantin guna menemui istri yang telah dipinangnya.
Tradisi ini diawali dengan proses mengetuk pintu sebagai bentuk permintaan izin untuk memasuki kamar.
Momen pertemuan dari kedua mempelai inilah yang nantinya akan menjadi puncak dari ritual mappasikarawa.
Pertama-tama, pasangan mempelai akan melakukan sentuhan pertama dengan status yang sah sebagai suami istri, sentuhan lembut itu dimulai dari area pundak yang menyimbolkan kesetaraan dalam biduk rumah tangga, kemudian diteruskan ke area ubun-ubun, dada, atau perut.
Setelah itu, kedua mempelai akan dipakaikan sarung yang telah dijahit dengan maksud agar kehidupan pernikahan mereka senantiasa terjaga.
11. Mapparola
Ini adalah kunjungan balasan dari mempelai wanita yang bertandang ke kediaman pihak mempelai laki-laki.
Ia mengunjungi keluarga suaminya seraya membawa sarung tenun sebagai bentuk hadiah pernikahan bersama iring-iringannya.
12. Ziarah dan massita bisseng
Ziarah ke makam leluhur umumnya dilakukan oleh pasangan pengantin satu hari setelah berakhirnya upacara pernikahan.
Ini adalah bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berpulang lebih dulu.
Rangkaian prosesi pernikahan adat Bugis kemudian ditutup dengan massita bisseng yang merupakan pertemuan antar kedua keluarga pengantin untuk mempererat tali silaturahmi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kolase-Andi-Idris-Manggabarani-dan-Ilham-Arief-Sirajuddin-2311.jpg)