Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pria dan Wanita Tewas di Indekos

Sejoli di Makassar Tewas Membusuk di Kamar Indekos, Korban Diduga Terlilit Utang

Kisah cinta dua sejoli berakhir tragis di kamar indekos, Jl Muh Tahir, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

|
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Ist
Warga Jl Muh Tahir, Kecamatan Tamalate, Makassar, digegerkan penemuan mayat dalam kamar kos, Rabu (15/11/2023) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kisah cinta dua sejoli berakhir tragis di kamar indekos, Jl Muh Tahir, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dua sejoli Idil Akbar Yahya (26) dan Agus Kartina (26).

Ia merupakan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Makassar.

Keduanya ditemukan tewas membusuk dalam kamar kos, Rabu (15/11/2023) malam.

Ia diketahui meninggal dunia setelah keluarga menghubungi kontak Agus Kartina tapi tidak kunjung aktif.

Keluarga curiga mendatangi kos dan mendapati keduanya sudah tidak bernyawa.

Posisi perempuan terbungkus selimut di lantai dekat toilet kamar.

Sementara Idil posisi tengkurap di dekat pintu dan jendela.

Kondisi tubuh keduanya membengkak dan beberapa bagian tubuhnya sudah menghitam.

Temuan mayat sejoli itu pun menggegerkan warga sekitar.

Diduga keduanya mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

Dugaan itu dikuatkan dengan adanya temuan minuman kemasan, beberapa jenis obat-obatan, kopi dan juga bungkusan tawas di atas lemari.

Informasi dihimpun, ada dugaan hubungan keduanya tidak mendapat restu orang tua.

Dugaan lain, keduanya juga terlilit utang piutang.

Apalagi keduanya sempat menggadaikan beberapa barang berharga.

Namun dugaan itu belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian.

"Kejadiannya kami masih lidik. Terkait dengan laporannya ditemukan sekitar jam 20.30 Wita dan kita langsung melakukan pemeriksaan di lokasi," kata Kapolsek Tamalate AKP Aris Sumarsono.

Kos itu lanjut Aris, sebenarnya dihuni oleh Idil Akbar Yahya.

"Yang laki-laki penghuni kos. Nanti yang kita temukan kita lakukan koordinasi dengan dokpol dan nanti kami sampaikan," jelasnya.

Keduanya diperkirakan sudah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

"Diperkirakan meninggal 4- 5 hari, Belum bisa diidentifikasi (tanda-tanda kerasan). Nanti hasilnya kami sampaikan," terang Aris.

AKP Aris Sumarsono masih menyelidiki motif pastinya.

"Terkait dengan motif nanti diinformasikan. Surat yang ditemukan nanti kita pelajari. Masih penyelidikan, nanti kita selidiki kaitannya apa," tuturnya.

Cerita warga

Sepasang pria dan wanita itu kerap menggunakan mobil saat pergi meninggalkan kos.

Namun, identitas keduanya tidak dikenali warga.

"Biasa naik mobilki keluar, karena kalau lewat ki disini biasa klakson baru bilang tabe," ucap seorang pemuda yang dihampiri.

Penemuan mayat itu kata dia berlangsung sekitar pukul 19.00 Wita.

Bermula saat keluarga mereka menghubungi anaknya.

Namun nomornya tidak aktif.

Sehingga salah satu anggota keluarganya datang mengecek.

Saat tiba, pintu kamar kos ditemukan dalam kondisi terkunci dari dalam.

"Jadi tadi pak Binmas masuk lewat jendela sama keluarganya, saya yang pegang itu jendela," sebutnya.

Saat jendela terbuka lanjutnya yang tidak ingin menyebutkan nama, mendapati aroma kurang sedap.

"Bau sekali tadi pas dibuka itu jendela," ungkapnya.

"Hari Minggu infonya sempatji keluar natawari yang pemilik warung kandang kucing," ucap warga.

Namun, sang pemilik kios mengaku mengaku salah satu dari keduanya hanya datang berbelanja.

"Terakhir belanja hari Sabtu," kata pemilik warung.

Aroma Kurang Sedap

Sejumlah aparat kepolisian harus mengenakan masker saat hendak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Bahkan beberapa personel yang mendekati lokasi tampak menggunakan dua masker sekaligus.

Olah TKP dilakukan personel Biddokkes Polda Sulses, Inafis Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalate.

Posisi kamar berada di lantai satu pojok belakang.

"Pas ada bau lain-lain tadi, baru ditahu bilang ada orang meninggal di dalam," kata salah satu warga yang dihampiri, Daeng Manye.

Sebelumnya diberitakan, Warga Jl Muh Tahir, Kecamatan Tamalate, Makassar, digegerkan penemuan mayat dalam kamar kos, Rabu (15/11/2023) malam.

Pantauan di lokasi, puluhan warga memadati halaman depan kos berlantai dua dengan nama Kos Eko itu.

Aparat kepolisian dari Sektor Tamalate, tampak berjaga di lokasi.

Begitu juga personel Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, juga telah tiba di lokasi.

Akses masuk ke kosan bercat hijau itu, juga ditutup polisi dengan memasang garis polisi.

Salah satu warga yang dihampiri mengatakan, ada dua mayat yang ditemukan dalam satu kamar.

Kedua mayat itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved