Pemadaman Listrik
Pengusaha Warkop di Luwu Timur Keluhkan Pemadaman Listrik, 'Sudah Merdeka Tapi Listrik Masih Padam'
Pengusaha warung kopi (warkop) di Kecamatan Malili, Luwu Timur mengeluh adanya pemadaman listrik PLN.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pengusaha warung kopi (warkop) di Kecamatan Malili, Luwu Timur mengeluh adanya pemadaman listrik PLN.
Hal ini juga dirasakan Owner Rumah Teduh Coffe, Harianto Tahir.
Anto sapaan Harianto mengatakan dirugikan adanya pemadaman bergilir oleh perusahaan listrik negara (PLN).
"Kalau lampu mati, alat-alat (sajikan kopi) pasti mati juga, karena saya belum gunakan genset untuk jualan, sangat dirugikan lah," kata Anto, Senin (6/11/2023).
Anto terpaksa berhenti berjualan bila listrik padam.
Anto sarankan ke PLN agar pelayanan listrik lebih bagus lagi kedepan.
"Kalau mau mati lampunya, tengah malam, orang tidak ada beraktifitas, bangun pagi lampunya sudah menyala, itu lebih bagus lagi," ujarnya.
Anto dan pengusaha UMKM lainnya yang mengandalkan listrik berharap listrik tidak sering mati lagi.
"Masa sudah merdeka sekian puluh tahun, listrik masih padam, jangan lah," harapnya.
Pemadaman listrik bergilir di wilayah Kecamatan Malili sudah beberapa hari terjadi.
Pengusaha warung yang mengandalkan listrik harus berhenti berjualan saat terjadi pemadaman listrik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Owner-Rumah-Teduh-Coffe-Harianto-Tahir.jpg)