Perumahan Elite Royal Sentraland Maros Darurat Pencurian, ke Mana Polisi?
Pasalnya, tingginya angka kriminalitas di perumahan tersebut tak sebanding dengan tingginya biaya keamanan yang dikeluarkan tiap bulannya.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Tiga kasus pencurian terjadi di salah satu perumahan elit di Kabupaten Maros, Royal Sentraland, Moncongloe dalam beberapa waktu terakhir.
Kasus pertama menyasar rumah Ketua KPU Enrekang, Minggu (6/8/2023), selanjutnya rumah pegawai Samsat, Tahir, Selasa (24/10/2023) dan kasus terakhir terjadi Minggu (29/10/2023) kemarin.
Hal ini pun memancing sejumlah protes dari warga kompleks.
Pasalnya, tingginya angka kriminalitas di perumahan tersebut tak sebanding dengan tingginya biaya keamanan yang dikeluarkan tiap bulannya.
Salah satu warga, Bobby Maulana mengatakan tiap bulannya harus membayar Rp192 ribu untuk biaya keamanan.
"Rp192 ribu ini sudah termasuk abodemen air Rp 59 ribu. Warga tentu merasa dirugikan dengan biaya keamanan yang sangat tinggi.
Bahkan lebih tinggi dari Citra Land," terangnya, Selasa (31/10/2023).
Ia jugamenyebutkan iuran bulanan yang dikeluarkan juga tidak sesuai dengan pelayanan yang diberikan pihak pengelola.
Bahkan ia menyebutkan, minimnya kamera pengawas atau CCTV di perumahan yang katanya elit ini.
"Terutama di fasilitas keamanan CCTV yang seharusnya pengelola pasang disetiap gerbang cluster dan di titik rawan di dalam cluster," teranngya.
Ia menyebutkan, pihak pengamanan yang dikerahkan di perumahan ini pun dinilai tidak proporsional.
Hanya satu orang untuk tiga cluster.
"Padahal idealnya ada dua orang untuk satu cluster," terangnya.
Bahkan tak jarang, orang luar diberi kebebasan untuk keluar masuk.
Sehingga, membuat warga merasa tidak nyaman dan keamanan terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pencuri-Kembali-Beraksi-di-Perumahan-Elit-Royal-Sentraland-Terduga-Pelaku-Masuk-Lewat-Lantai-2.jpg)