Aliansi Perdamaian
PARADE FOTO: Aksi Simbolis Aliansi Perdamaian, Lilin Menyala untuk Palestina
Sebuah kelompok pemuda yang mengatasnamakan "Aliansi Perdamaian" menggelar aksi menyala 1000 lilin
TRIBUN TIMUR.COM, MASKASSAR - Sebuah kelompok pemuda yang mengatasnamakan "Aliansi Perdamaian" menggelar aksi menyalakan ratusan lilin di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (19/10/2023) malam.
Aksi ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina akibat kekejaman yang terjadi di Negara Israel.
Selain orang dewasa, para pemuda ini juga merespons dengan serius terhadap enam pelanggaran berat yang dialami anak-anak Palestina selama masa konflik berkepanjangan.
Pelanggaran tersebut mencakup pembunuhan dan penganiayaan anak-anak, rekrutmen anak-anak dalam kelompok bersenjata, serangan terhadap sekolah dan rumah sakit, kekerasan seksual dan pemerkosaan anak-anak, penculikan anak-anak, hingga penghambatan akses kemanusiaan untuk anak-anak.
"Ini adalah ungkapan keprihatinan kita terhadap situasi konflik Israel dan Palestina. Banyak korban yang jatuh, dan rumah sakit-rumah sakit pun rusak akibat serangan bom," ujar Therri, salah satu peserta dari Aliansi Perdamaian.
Therri juga menjelaskan bahwa Aliansi Perdamaian adalah gabungan dari berbagai organisasi yang bersatu dalam tuntutan mereka kepada pemerintah.
Mereka mendesak pemerintah untuk terus memberikan dukungan yang kuat bagi warga Palestina yang terus menderita.
Aksi 1000 lilin ini menjadi simbol api perdamaian, mengisyaratkan harapan agar konflik Palestina-Israel segera berakhir.
"Kami saat ini fokus untuk menyatakan bahwa perang harus dihentikan. Kami juga meminta pemerintah untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina," tandas Therri.
Aksi ini mencerminkan kepedulian yang mendalam terhadap situasi sulit di Palestina, serta upaya untuk menyuarakan perdamaian dan solidaritas dengan warga Palestina di tengah situasi yang terus berkecamuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai9.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai8.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai4.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai6.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai5.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksidamai7.jpg)