Bawa Gagasan Waste Manajemen, Inovasi Pengelolaan Sampah di Kiru-kiru Barru Lolos Seleksi Nasional
Rasyid Ridha dipastikan peroleh tiket untuk maju ke tahap seleksi nasional di Jakarta dan Surabaya pada Senin (23/10/2023) mendatang.
Penulis: Darullah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNBARRU.COM, KIRU-KIRU - Salah satu pemuda asal Kabupaten Barru, Rasyid Ridha berhasil lolos tahap seleksi nasional dengan membawa gagasan Sistem Waste Manajemen.
Diplomat Success Challenge (DSC) kembali hadir di tahun 2023 ini, sebagai pelopor dalam mendukung pengembangan ekosistem kewirausahaan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi di indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 29.780 pegiat bisnis lokal yang kemudian tersaring menjadi 2.500 peserta, lalu kemudian tersisa 450 peserta yang lolos tahap vlog pitch termasuk Rasyid Ridha.
Rasyid Ridha dipastikan peroleh tiket untuk maju ke tahap seleksi nasional di Jakarta dan Surabaya pada Senin (23/10/2023) mendatang.
Rasyid Ridha membawakan gagasan Waste Manajemen yang merupakan aktivitas untuk mengelola sampah dari awal hingga pembuangan.
Pengelolaan sampah tersebut meliputi pengumpulan, pengangkutan, perawatan, dan pengelolaan dengan prinsip 3R (reduce, reuce, recycle) yang artinya mengurangi, menggunakan kembali dan mengelolah.
Aktifivitas pengelolaan sampah itu bernama Link Sampah yang merupakan layanan pengangkutan dan pengelolaan yang telah beroperasi sejak 5 Juli 2023 yang lalu di tiga kecamatan di Kabupaten Barru, diantaranya yaitu Soppeng Riaja, Balusu, dan Mallusetasi.
Rasyid Ridha menjelaskan bahwa bisnis kini tidak lagi semata hanya berusaha menghasilkan keuntungan, namun bagaimana dapat memberikan manfaat atau dampak positif dalam pelestarian lingkungan maupun kehidupan sosial masyarakat sekitar.
"Karena persoalan sampah bukan hanya persoalan lokal, akan tetapi merupakan permasalahan nasional, bahkan global dunia," ujarnya kepada TribunBarru.com Jumat (13/10/2023).
"Dan saat ini kami berusaha hadir menjadi solusi atas permasalahan sampah tersebut," kata Rasyid.
Pihaknya memaparkan walaupun upaya dalam mengatasi sampah yang kita lakukan ini masih jauh dari kata sempurna, namun kami selalu berupaya untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat.
"Kita hadir membantu masyarakat dan pemerintah untuk merefleksikan tujuan pengelolahan sampah dengan cara meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, serta menjadikan sampah sebagai sumber daya sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 4 Bab II Undang-undang nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah," papar Rasyid Ridha.
Pengelolaan Link Sampah ini dipusatkan di Kelurahan Kiru-kiru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulsel.
Laporan jurnalis TribunBarru.com, Darullah
RT/RW Rappocini Wajib Kelola Bank Sampah, Camat: Sampah Bisa Ditukar Beras |
![]() |
---|
DLH Makassar Usul Rp20 M untuk Armada Sampah di APBD Perubahan |
![]() |
---|
Sosok Askari, Warga RW 02 BTN Agraria Makassar Ciptakan Mesin Insinerator Hidrogen Atasi Sampah |
![]() |
---|
Tim Pengabdian Unhas Kenalkan Teknologi Virtual Reality untuk Edukasi Kesehatan di Barru |
![]() |
---|
Ahmad Junaedi, Ketua RW Aktif Edukasi Warga soal Iuran Sampah dan Keadilan Sosial |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.