Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kadis DPUTRPP Maros Murka Disebut Bongkar Bangunan Belanda, Kinerja Tim Cagar Budaya Dipertanyakan

Ia menyebutkan langkah ini dilakukan karena melihat kondisi bangunan yang cukup memprihatinkan.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
Bekas kantor pemerintahan dan rumah sakit masa kolonial Belanda di Kabupaten Maros 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pembongkaran bekas kantor pemerintahan dan rumah sakit masa kolonial Belanda di Kabupaten Maros, menuai sorotan.

Pasalnya, bangunan peninggalan Belanda tersebut sudah diresmikan jadi situs cagar budaya, di era kepemimpinan Andi Najamuddin.

Hal itu pun dibantah oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang, Perhubungan, dan Pertanahan (DPUTRPP) Muetazim Mansyur.

Ia menyebutkan tak ada pembongkaran yang dilakukan oleh pemerintah Maros.

Pihaknya hanya melakukan perkuatan dan rehabilitasi terhadap bangunan tersebut.

"Kami tidak membongkar bangunan yang sudah ada, kami cuma melakukan perkuatan atau rehabilitasi.

Jadi yang kami ganti cuma atapnya yang sudah bocor dan kuda-kuda kayunya yang lapuk," terangnya.

Ia menyebutkan bentuk dan model bangunan masih sama seperti bentuk aslinya.

"Begitu juga kusen jendela dan daun pintunya masih yang asli dan lantainya kami naikkan karena saat musim hujan datang air masuk ke dalam bangunan," ungkapnya.

Ia menyebutkan langkah ini dilakukan karena melihat kondisi bangunan yang cukup memprihatinkan.

Bahkan, kata Muetazim, di dalam bangunan itu terdapat sejumlah ayam beserta kandangnya, yang entah milik siapa.

Tak hanya itu, ia juga mengklaim ada warga yang menetap di sana.

"Saya tanya pemerhati cagar, kemana kalian selama ini?.

Di dalam bangunan yang katanya cagar budaya banyak dipelihara ayam jago, banyak kurungan ayam, ada orang tinggal, tidak jelas siapa, bangunan dipakai menjemur, kemarin juga sudah ada lapak-lapak yang di bangun tidak jelas pemiliknya " ujarnya.

Ia menyebutkan, usai rehabilitasi rampung Desember mendatang, bangunan itu akan difungsikan kembali sebagai Sekretariat Geopark.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved