Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pastikan Stok Beras Aman, Dinas Ketahanan Pangan Panggil Kepala Perum Bulog

Distapan Luwu memanggil Dinas Perdagangan, Bappelitbangda, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan dana Kepala Perum Bulog Palopo

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Dinas Ketahanan Pangan (Distapan) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan melakukan kordinasi harga pangan dan stabilotas pasokan di Aula Bappelitbangda, Kota Belopa, Jumat (6/10/2023).   

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Dinas Ketahanan Pangan (Distapan) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan melakukan kordinasi harga pangan dan stabilotas pasokan di Aula Bappelitbangda, Kota Belopa, Jumat (6/10/2023).

Distapan Luwu memanggil Dinas Perdagangan, Bappelitbangda, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan dana Kepala Perum Bulog Palopo.

Selain itu, ada juga Kepala Bagian Ekonomi, Distributor/Penyalur SPHP, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pelaku usaha ternak dan petugas enumerator harga pangan.

Plt Kepala Distapan Luwu Ruslang mengaku, tujuan pemanggilan sebagai langkah untuk berkoordinasi dengan Kepala Perum Bulog Palopo untuk melihat stabilisasi pasokan dan harga pangan ditingkat konsumen.

Sehingga konsumen mendapatkan harga yang wajar dan terjangkau terutama dalam menghadapi inflasi.

“Tujuan kedua adalah membangun sinergitas antara pemerintah Kabupaten Luwu dengan Perum Bulog Cabang Palopo sebagai penyedia cadangan pangan pemerintah dan Badan Pusat statistik sebagai penyedia data rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan pada wilayah Kabupaten Luwu,” jelasnya.

Di kesempatan itu, Sekretaris Daerah Luwu H Sulaiman mengaku telah melakukan sidak di pasar tradisional.

Ia menemukan kenaikan harga beras di pasar tradisional tersebut.

“Memang beras sedikit ada kenaikan sekitar 2 ribu sampai 3 ribu perkilogram,” terangnya.

Meski dengan adanya kenaikan harga, namun Sulaiman menjamin stok beras di Kabupaten Luwu masih tergolong cukup.

“Inshallah stok beras tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu kuatir untuk berpindah jenis makanan dari nasi ke makanan yang lain seperti ubi, sagu dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Daerah Luwu sedang kegiatan untuk menekan laju inflasi.

Rencananya, akan ada operasi pasar hingga pasar murah yang akan dilaksanakan di akhir tahun 2023.

“Mudah-mudahan dengan rapat koordinasi pada hari ini bisa memberikan dampak positif, bagaimana kita bisa mengendalikan harga pangan agar stabil dan berharap teman-teman yang menangani itu segera menindaklanjuti setelah rapat koordinasi hari ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Palopo Muhammad Junaedy, menerangkan cadangan beras pemerintah yang ada di Bulog masih aman.

Mafa Junaedy, saat ini data stok beras kualitas medium yang ia punya tersedia sebanyak 1500 ton.

Dan akan memgalami penambahan sekitar 1000 ton kedepannya.

“Alhamdulillah untuk Kabupaten Luwu sendiri kami punya gudang di jalan poros dengan kapasitas kurang lebih 5000 ton. Posisi stok kami, untuk beras medium perhari ini kurang lebih ada 1500 ton, kemungkinan ada penambahan kurang  lebih 1000 lagi untuk tahap ke 2," bebernya.

"Jadi kami pastikan posisi stok sendiri untuk wilayah Luwu Raya khususnya Kabupaten Luwu itu sangat aman dari segi beras, karena memang kami sudah melakukan perencanaan jauh-jauh hari sebelumnya untuk mendatangkan beras dari cabang lain untuk mengcover wilayah kabupaten Luwu,” tambahnya.

Menurut Junaedy, ketersediaan bahan pokok lain seperti gula pasir dan minyak goreng dipastikan oleh Junaedy tetap aman hingga memasuki bulan Ramadhan tahun 2024 mendatang.

 

 

Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved