Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Stafsus Era Bahtiar Beda Tugas Dibanding Era Andi Sudirman Sulaiman, Begini Perannya

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin memiliki jajaran staf khusus (stafsus) sendiri berbeda era Gubernur Andi Sudirman Sulaiman

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
Kolase Mantan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin memiliki jajaran staf khusus (stafsus) sendiri.

Hal ini disampaikan Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan Aswad.

Setiawan Aswad mengaku ada perbedaan tugas stafsus dulu era Andi Sudirman dengan yang kini digunakan Pj Gubernur Bahtiar.

Stafsus era Bahtiar disebutnya kini berfokus pada penyuksesan 8 program prioritas.

"Ada perbedaan tugas dari staf khusus yang dulu dengan sekarang. Stafsus yang dulu kan lebih kepada pelaksanaan program kegiatan pada OPD-OPD," jelas Setiawan Aswad usai Launching Aplikasi Inzting di Rujab Gubernur Sulsel, Selasa (3/10/2023) malam.

"Sementara yang sekarang ini pendampingan itu lebih kepada mengawal apa yang menjadi prioritas Pj Gubernur," sambungnya.

Sementara itu, stafsus era Andi Sudirman sudah tak lagi digunakan.

Jajaran stafsus Andi Sudirman selesai bertugas bersamaan berakhir masa jabatan Gubernur Sulsel.

"Stafsus yang dulu kan melekat pada Gubernur yang dulu (Andi Sudirman Sulaiman). Jadi sifatnya sangat khusus. Dan kami hentikan itu yang kemarin," jelas Setiawan

"Karena ini ada Staf Khusus yang sifatnya pendampingan, mendampingi pak Pj Gubernur," lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan memastikan tugas TGUPP masih aktif hingga akhir Desember 2023.

“TGUPP itu kan sementara sampai Desember 2023. Kita tetap mempertahankan di situ (perubahan), karena banyak aktivitas memang yang mungkin nanti pak Gub minta input dari TGUPP," jelas Setiawan Aswad.

TGUPP menurutnya masih bisa digunakan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar dalam memberikan pertimbangan soal pembangunan di Sulsel.

Terkait honor TGUPP, Setiawan Aswad mengaku  sudah dialokasikan pada APBD Perubahan.

“Sekitar Rp 200 juta (anggaran TGUPP pada APBD-P). Itu kan biaya per kegiatan, bukan bulanan,” lanjutnya

Sementara itu, struktur TGUPP masih sama sejak pertama kali dibentuk.

Setiawan memastikan belum ada pengubahan di struktur TGUPP.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved