Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

17 Desa di Maros Terima Insentif dari Kemenkeu Total Rp2,3 Miliar

Pemda Maros menerima insentif fiskal kategori percepatan belanja daerah dan penggunaan produk dalam negeri sebesar Rp11.788.926.000.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Bupati Maros Chaidir Syam
Bupati Maros Chaidir Syam saat berada di Marrakesh, Maroko pada Jumat (8/9/2023) malam waktu setempat. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pemda Maros menerima insentif fiskal kategori percepatan belanja daerah dan penggunaan produk dalam negeri sebesar Rp11.788.926.000.

Insentif ini diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani kepada Bupati Maros Chaidir Syam di Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Penyerahan disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Chaidir mengatakan penghargaan ini didasarkan pada kinerja Kabupaten Maros yang dinilai baik.

“Hal itulah yang mendorong Maros mendapatkan penghargaan berupa Dana Insentif Fiskal (DIF),” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan pihaknya masih menunggu juknis terkait peruntukan dana tersebut.

“Nanti pemerintah yang akan menyampaikan juknisnya kepada daerah mengenai penggunaan dan pemanfaatannya. Intinya untuk program-program percepatan belanja daerah bisa fisik dan non fisik,” tuturnya.

Tak hanya itu, di acara yang sama pihaknya menerima dana insentif tambahan untuk desa yang dinilai berkinerja baik.

Sementara itu Kepala PMD Maros Idrus mengatakan ada 17 desa di Maros yang mendapatkan anggaran tambahan.

17 Desa Terima Insentif

- Desa Tenrigangkae

- Desa Pattiro Deceng

- Desa Tukamasea

- Desa Botolempangan

- Desa Wanuawaru

- Desa Tellupanuae

- Desa Bentenge

- Desa Matampapole

- Desa Uludaya

- Desa Gattareng Matinggi

- Desa Sudirman

- Desa Purnakarya

- Desa Nisombalia

- Desa Samangki

- Desa Bontomarannu

- Desa Moncongloe

- Desa Bonto Bunga

“Masing-masing desa mendapatkan Rp139.642.000, atau sekitar Rp 2.3 Miliar,” katanya.

Diketahui insentif untuk percepatan belanja daerah dan dukungan penggunaan produk dalam negeri kementerian keuangan mengeluarkan dana Rp750 miliar.

Sementara untuk dana tambahan desa tahun anggaran 2023 diberikan kepada 15.097 desa yang berada di 37 provinsi.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved