Minim Armada, Kabid Damkar Jeneponto Curhat Sering Dihujat Saat Lamban Tangani Kebakaran
Maraknya kejadian kebakaran di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) meninggalkan kisah pilu bagi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jeneponto.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Ari Maryadi
JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Maraknya kejadian kebakaran di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) meninggalkan kisah pilu bagi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jeneponto.
Baru-baru ini, sebanyak delapan orang petugas Damkar Jeneponto harus dilarikan ke Rumah Sakit karena terlibat kecelakaan.
Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (26/9/2023) malam, ketika armada damkar yang ditumpanginya terguling di wilayah Kecamatan Bangkala Barat.
Tak ayal, cibiran dan makian juga kerap didapat petugas damkar saat tiba di TKP untuk memadamkan api.
Bahkan warga yang tersulut emosi langsung memukul petugas damkar karena dinilai lamban memberikan pelayanan.
Mirisnya, lambannya penanganan damkar dipicu akibat faslitas armada yang disediakan Pemda Jeneponto hanya dua unit.
Hal itu dinilai tak sebanding dengan luas wilayah Jeneponto 749 kilometer persegi yang meliputi 11 Kecamatan.
"Di saat ada kejadian ya, kita itu di Pemadam dihujat-hujat, malah dimarahi, dicaci maki," ujar Kabid Damkar Jeneponto, Lahasan, di Pos Damkar Jl Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Binamu, Senin (2/10/2023).
Ia juga bercerita dengan kondisi bawahannya saat ini.
Dia mengaku kurang mendapat perhatian pasca kecelakaan delapan orang anggotanya.
"Tapi di saat begini, ada dapat kecelakaan, musibah, saya punya anggota tidak ada, tidak ada (perhatian)," lanjutnya.
Kendati demikian, lanjut Lahasan, dirinya tetap bersyukur sebab delapan orang anggotanya bisa selamat.
Hanya saja, tiga orang diantaranya masih menjalani perawatan di dua Rumah Sakit berbeda di Makassar.
"(Rumah Sakit) Wahidin satu orang, Pelamonia dua orang," tambahnya.
Sementara itu, lima orang diantaranya sudah keluar dari ruang perawatan RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto meski sempat patah tulang.
Mereka sempat dilarikan ke salah satu Rumah Sakit di Takalar karena lebih dekat dari lokasi kecelakaan.
Di malam yang sama, mereka kemudian dirujuk ke RSUD Lanto Daeng Pasewang yang berlokasi di Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu.
"Terus yang di Jeneponto sudah keluar kemarin alhamdulillah, tapi dia masih pengobatan tradisional karena dia patah-patah," imbuhnya
Perlu diketahui, satu unit damkar milik Pemda tersebut terlibat kecelakaan di Dusun Maccinibaji, Desa Bulujaya, Kecamatan Bangkala Barat.
Damkar tersebut rencananya akan menangani kebakaran di Desa Barana, Bangkala Barat namun naas memengalami kecelakaan.
Laporan Kontributor Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama
Tekankan Transparansi, Pemkab Jeneponto Gelar Rapat Persiapan Audit BPK-RI Semester I Tahun 2025 |
![]() |
---|
Pemkab Lutim Siapkan Dapur Umum 200 KK Korban Kebakaran Sorowako |
![]() |
---|
Pemkab Luwu Timur Siapkan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran Sorowako |
![]() |
---|
Penyebab Kebakaran di Sorowako Luwu Timur, 46 Rumah Hangus Dilalap Api |
![]() |
---|
46 Rumah Hangus Terbakar di Sorowako Luwu Timur, Ratusan Warga Mengungsi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.