Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

16.250 Warga Kesulitan Air Bersih, Danny Pomanto: Makassar Darurat Kekeringan

Wali Kota Makassar Danny Pomanto menyatakan Makassar sekarang dalam status darurat kekeringan 16.250 jiwa kesulitan air bersih.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Warga menerima air bersih gratis dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) yang berada di Kecamatan Tallo, Makassar, Kamis (31/8/2023). Penyaluran air bersih ini dilakukan secara berkala untuk menutupi defisit pasokan air bersih yang terjadi akibat dampak kekeringan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Danny Pomanto menyatakan Makassar sekarang dalam status darurat kekeringan.

Upaya mitigasi terus dilakukan agar masyarakat tetap bisa mendapatkan air bersih sebagai kebutuhan dasar sehari-harinya.

Makassar kini ditetapkan sebagai kota berstatus tanggap darurat akibat dampak kekeringan atau El Nino.

Pasalnya, sejumlah wilayah di kota berpenduduk 1,5 juta Jiwa mengalami krisis air bersih.

Dari data resmi dirilis BPBD Makassar ada lima kecamatan dan 17 kelurahan yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Pertanggal 8 September 2023, BPBD menyebut wilayah terdampak kekeringan di Biringkanaya sebanyak 1.315 rumah.

Tamalanrea sebanyak 1400 rumah, Ujung Tanah sebanyak 769 rumah, Tallo sebanyak  2.392 rumah dan Panakkukang sebanyak 240 rumah.

Baca juga: 70 Are Lahan Kebun Warga di Paleteang Pinrang Terbakar, Diduga Akibat Kemarau Panjang

Baca juga: 8.000 Hektare Sawah di Wajo Terancam Gagal Panen Akibat Kekeringan

Sementara jumlah warga yang terdampak kekeringan sebanyak 6.767 kepala keluarga dengan total jiwa sebanyak 16.250 jiwa.

Mereka tersebar di lima kecamatan dan 17 kelurahan di Makassar.

Petugas Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) menyalurkan air bersih gratis untuk warga yang berada di Kecamatan Tallo, Makassar, Kamis (31/8/2023). Penyaluran air bersih ini dilakukan secara berkala untuk menutupi defisit pasokan air bersih yang terjadi akibat dampak kekeringan.
Petugas Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) menyalurkan air bersih gratis untuk warga yang berada di Kecamatan Tallo, Makassar, Kamis (31/8/2023). Penyaluran air bersih ini dilakukan secara berkala untuk menutupi defisit pasokan air bersih yang terjadi akibat dampak kekeringan. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

“Karena dampak kekeringan ini, maka Wali Kota Makassar menetapkan status kota sebagai tanggap darurat,” ujarnya.

Untuk mengatasi kesulitan warga terdampak El Nino itu, Pemkot Makassar kata Achmad mengaku telah membentuk satgas.

Satgas itu gabungan antara PDAM dan dinas pemadam kebakaran yang leading sektornya dikomandoi BPBD Makassar.

Untuk ketersediaan air baku yang akan disalurkan di lima kecamatan terdampak kata Achmad Hendra masih mencukupi.

“Sampai saat ini ketersediaan air baku atau air curah itu persediaannya masih mencukupi, per-hari ini,” ujarnya.

Sejauh ini lanjut, Achmad total air bersih yang disalurkan ke warga terdampak sebanyak 69.550 liter.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved