Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ganjar Pranowo Muncul di Azan TV, KPI dan Bawaslu Bertindak, PDIP dan Nasdem Beda Pendapat

Tak hanya itu, para pengamat juga ikut memberikan pandangannya terkait kehadiran Ganjar Pranowo dalam tayangan tersebut.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribunnews.com
Ganjar Pranowo muncul dalam tayangan azan Magrib sebuah stasiun televisi swasta (kiri). Tanggapan sejumlah pihak terkait munculnya bakal calon presiden Ganjar Pranowo di tayangan azan TV swasta nasional. 

Menurut dia, tak ada hal yang dilanggar dalam tayangan tersebut.

"Agak susah mencari-cari alasan meributkan siaran adzan tersebut. Pasal mana ya pada Undang-Undang Penyiaran yang dilanggar?" ucapnya.

Peneliti komunikasi politik, pada Institut Salemba School, Effendi Gazali pun menyampaikan pandangannya.

Hal wajar bila isu tersebut menjadi diskusi publik.

"Tentu saja isu tersebut boleh-boleh saja menggelinding jadi diskusi publik. Apalagi kalau mau ditiru, kesannya jadi tidak kreatif. Di sisi peraturan, pasti tak ada aspek apapun yang dilanggar. Ajakannya juga ke arah yang positif," katanya.

Effendi pun menambahkan alangkah lebih baiknnya tayangan adzan pun menampilkan sosok tokoh nasional lainnya.

"Kalau kemudian mau lebih mengayomi, bisa juga dibuat variasi adzan dengan beberapa wajah tokoh nasional kita. Jadi terkesan tidak hanya satu figur," ujarnya.

6. Kata Relawan

Sementara itu, Ketua Umum Sahabat Ganjar, Gus Nahib Shodiq pasang badan terkait kemunculan Ganjar Pranowo dalam tayangan azan magrib.

Menurutnya, hal itu merupakan ajakan untuk beribadah, dan bermuatan dakwah.

“Dalam tayangan azan magrib tersebut, Bapak Ganjar adalah sosok yang religius dan taat dalam menjalankan ibadah seperti yang dilakukan dalam kesehariannya.

Tidak ada yang salah, ini merupakan dakwah dalam bentuk visual, ini merupakan ajakan untuk beribadah, dan ini bukan politik identitas,” kata Gus Nahib kepada wartawan, Senin (11/9/2023).

Gus Nahib Shodiq menyatakan Ganjar Pranowo dan keluarganya merupakan sosok yang religius, pibadi yang santun, merakyat dan sangat dengan ulama dan santri. 

Hal itu dapat dilihat bahwa Ganjar dan istrinya berasal dari kalangan pesantren.

“Bapak Ganjar Pranowo dan istrinya Ibu Siti Atiqah sosok yang religius, kita ketahui ibu Siti Atiqah cucu dari tokoh penting Nahdlatul Ulama (NU), KH Hisyam A Karim merupakan pendiri Pondok Pesantren PP Riyadus Sholikhin Kalijaran, Karanganyar, Purbalingga."

"Bapak Ganjar Pranowo sosok yang sangat dekat dengan ulama dan para kiyai juga dikunjungi Bapak Ganjar.

Apalagi saat bertemu dengan orang yang lebih tua, Bapak Ganjar membukuk dan salim,” jelas dia. 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved