Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Pesan KTT ASEAN dan Keharmonisan Bangsa

Politik luar negeri berisikan sikap, kebijakan dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain.

Editor: Sudirman
Ist
Azwar Iskandar, S.E., M.Si., M.A.P., CBPA, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar 

Oleh: Teguh Pamungkas

Pengkaji masalah sosial kultural

Indonesia menganut prinsip luar negeri bebas aktif.

Politik luar negeri berisikan sikap, kebijakan dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain, baik secara bilateral maupun multilateral.

Tujuannya adalah ikut serta menjaga ketertiban dunia.

Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan antar negara. Pada 10-11 Mei 2023 lalu di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Summit ke-42.

KTT yang dihadiri delegasi dari 11 negara ASEAN dan Sekjen ASEAN.

Dalam memegang keketuaan ASEAN di tahun 2023, posisi Indonesia tidak mau ASEAN menjadi proksi siapa pun atau negara mana pun.

Menurut Presiden RI, ”Prinsip Indonesia di keketuaan ASEAN adalah kolaborasi dan kerja sama dengan siapa pun”, Kompas, edisi 9 Mei 2023.

Pada KTT G20, Presiden juga menyampaikan pesan penting.

Menyerukan agar dunia tak jatuh pada perang dingin lagi.

Karena dampaknya banyak merugikan pada berbagai hal, sudah semestinya dunia tak terpecah menjadi beberapa bagian.

Indonesia harus mampu meningkatkan kerja sama ASEAN.

Di tahun 2023, melanjutkan dan memperkuat relevansi ASEAN dalam merespon tantangan kawasan dan global.

Dan memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan, untuk kemakmuran rakyat di Asia Tenggara.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved