Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Kabar Terbaru Mantan Pengacara Bharada E, Kini Masuk Politik Perkuat Gerindra Pemilu 2024

Muh Burhanuddin mantan pengacara Bharada Eliezer kini terjun di dunia politik, ia jadi kader Gerindra membidik kursi DPRD Sulsel

Penulis: Siti Aminah | Editor: Ari Maryadi
Istimewa
Mantang pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Muh Burhanuddin atau populer disebut om Boer, mantan pengacara Bharada Eliezer atau Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua kini terjun di dunia politik.

Om Boer membidik kursi DPRD Sulsel Dapil Makassar A yang meliputi  10 kecamatan, yakni Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Tamalate dan Rappocini.

Om Boer bertarung lewat partai Gerindra dengan nomor urut 9 di Dapil Makassar A.

Berlatar belakang pengacara, Om Boer menggaungkan tagline 'Pembelata', bermaksud untuk menjadi pembela rakyat di kursi DPRD Sulsel.

Boer ingin mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial masyarakat Sulsel, khususnya di Dapil Makassar A.

Ia menawarkan beberapa program, diantaranya memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat, akses lapangan kerja yang mudah, beasiswa bagi anak yang kurang mampu.

Selanjutnya memperjuangkan layanan kesehatan yang memadai, memperjuangkan program pengentasan kemiskinan, serta memberikan advokasi dan bantuan hukum kepada masyarakat.

"Saya terpanggil untuk melakukan pengabdian, ada power saya untuk membantu secara luas masyarakat Sulsel," ucapnya Minggu (27/8/2023) malam.

Boer mengaku memiliki investasi sosial untuk bisa menggaet suara para pemilih.

Sejauh ini ia sudah turun melakukan sosialisasi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Misalnya membantu warga yang mengalami krisis air bersih di beberapa kecamatan.

Ia juga sudah beberapa kali melakukan temu komunitas 'Sahabat Om Boer' di berbagai wilayah, salah satunya di Pulau Lae-lae.

Berani maju di dapil 'Neraka' menjadi tantangan baginya, ia bertarung dengan berbagai petahana dari parpol lain, termasuk patahana Gerindra Edward Horas.

"Memang dapil Makassar A ini sulsel 1 ini dapil neraka juga karena banyak inkumben dan nama besar, tapi alhamdulillah selama pergerakan saya kemudian ada investasi sosial yang jauh hari saya lakukan," tuturnya.

"Itu berdasarkan survey yang dilakukan serta sosialisasi yang dilakukan, saya sudah sejajar dengan mereka dan hasil survey partai Gerindra masuk dua kursi lebih, dan nama saya juga ter-cover dalam survey itu," sambungnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved