Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Muhadjir Effendy Curhat ke Puang Makka, Beberkan Pernah Ditelepon Malam-malam Jokowi

Kunjungan silaturahmi Muhadjir Effendy disambut langsung Puang Makka dengan penuh keakraban.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
Muslimin Emba/Tribun Timur
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, berkunjung ke kediaman Syekh Abdul Rahim Assegaf Puang Makka di Jl Baji Bicara, Kecamatan Mamajang, Makassar, Jumat (25/8/2023) sore 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, berkunjung ke kediaman Syekh Abdul Rahim Assegaf Puang Makka, Jl Baji Bicara, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Jumat (28/8/2023) sore.

Kunjungan silaturahmi Muhadjir Effendy disambut langsung Puang Makka dengan penuh keakraban.

Selain itu, hadir juga beberapa akademisi dan tokoh pemuda Makassar, diantaranya Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel Elly Oscar dan Ketua HMI Badko Sulselbar.

Muhadjir Effendy dijamu dengan suguhan secangkir kopi hitam, pisang rebus dan kurma.

Pertemuan sederhana dengan penuh keakraban itu, membahas sejumlah persoalan.

Mulai dari persoalan pendidikan, organisasi kemasyarakatan, kemiskinan hingga terorisme.

Di sela pembicaraan, Muhadjir Effendy menceritakan betapa pedulinya Jokowi terhadap kelompok rentan.

Kepedulian Jokowi itu, kata Muhadjir, terlihat saat dirinya menjabat Menteri Pendidikan.

Saat itu, Muhadjir mengaku pernah ditelepon malam-malam oleh Presiden Joko Widodo.

Dari sambungan telepon, Presiden Jokowi menanyakan nasib pendidikan anak yatim piatu Indonesia.

"Saya pernah waktu masih Mendikbud, jam 11 malam beliau (Jokowi) menelpon hanya bertanya satu saja. Ini yang anak-anak yatim sudah dapat KIP belum?" cerita Muhadjir depan Puang Makka.

KIP adalah Kartu Indonesia Pintar yang merupakan salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan.

"Saya bilang belum pak, karena waktu itu waktu awal-awal saya jadi menteri," ujarnya.

Effendy yang masih berada di kantor pun, dengan cepat mengecek data pendidikan untuk anak yatim yang ditanyakan Jokowi.

"Kebetulan waktu itu saya masih di kantor, saya langsung cek-cek data dan ternyata sudah ada data untuk pengelompokan anak yatim" ujar Effendy.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved