Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Anak Kepala Daerah Maccaleg

Wow Gaji Anggota DPRD Fantastis, Pantas Anak Bupati Anak Wali Kota di Sulsel Berlomba Maju Caleg

Inilah besaran gaji dan tunjangan anggota DPRD Sulsel dan anggota DPRD kabupaten/kota, pantas anak kepala daerah ramai-ramai maju caleg di Pemilu 2024

Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
Daftar 8 anak kepala daerah di Sulsel maju caleg di Pemilu 2024. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Inilah besaran gaji dan tunjangan anggota DPRD Sulsel dan anggota DPRD kabupaten/kota.

Wakil rakyat memiliki gaji dan tunjangan fantastis setiap bulannya.

Pantas di 2024 ini, beberapa anak bupati dan anak wali kota berlomba maju caleg.

Teranyar ada Muhammad Ilhamsyah Taufan, putra Taufan Pawe Wali Kota Parepare.

Ilhamsyah Taufan maju caleg DPRD Kota Parepare.

Daerah pemilihannya yakni Parepare 2 meliputi Kecamatan Bacukiki.

Gaji dan Tunjungan Anggota DPRD Parepare

Inilah besaran gaji dan tunjangan anggota DPRD Parepare dikutip dari berita TribunParepare.com berjudul "Tunjangan Komunikasi dan Reses DPRD Parepare Capai Rp 12,6 juta."

Khusus gaji reses dan tunjangan transportasi, legislator Parepare akan menerima sebesar Rp12,6 juta setiap bulan.

Kedua tunjangan yang diterima Anggota DPRD Parepare diluar tunjangan perjalanan, tunjangan keluarga dan gaji pokok.

"Kenaikan dua tunjangan ini disesuaikan dengan kategori setiap daerah, Parepare masih kategori rendah dengan kenaikan tiga kali gaji Pimpinan," kata Legislator Hanura Parepare, Ridwan Rombe, Selasa (25/7/2017).

Ranperda ini rencananya ditetapkan akhir bulan ini.

"Akhir bulan Ini ditetapkan. Tanggal 28 Juli," jelas legislator Hanura Parepare, Ridwan Rombe ketika itu.

Gaji Anggota DPRD Sulsel

Gaji dan tunjangan anggota DPRD Sulsel diatur dalam Paraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017.

PP tersebut mengatur tentang keuangan DPRD tiap daerah.

Lalu berapa rincian gaji dan tunjangan bagi anggota DPRD Sulsel?

Sesuai data yang diperoleh Tribun, Kamis (24/8/2017), gaji pokok atau representasi legislator Sulsel senilai Rp 2.250.000 juta atau setara dengan gaji pokok gubernur.

Sementara representasi wakil ketua itu sebesar 80 persen dari uang representasi ketua.

Sedangkan untuk representasi anggota sebesar 75 persen dari uang representasi ketua.

Sedangkan untuk tunjangan keluarga besarannya sama dengan tunjangan keluarga PNS, yaitu senilai Rp 289.680.

Untuk tunjangan jabatan Rp 3.262.500 juta atau 145 persen dikali representasi anggota dewan.

Para anggota dewan juga mendapatkan tunjangan beras senilai Rp 289.680.

Tunjangan ini besarannya sama dengan tunjangan pegawai negeri sipil.

Sedangkan uang paket Rp 225.000 atau 10 persen dari uang representasi 85 anggota DPRD Sulsel.

Dalam data tersebut, tunjangan untuk alat kelengkapan dan kelengkapan lainnya bagi para anggota DPRD Sulsel senilai Rp 130.500 ribu atau sesuai SK.

Untuk tunjangan perumahan senilai Rp 20 juta itu masih menunggu peraturan gubernur (pergub).

Sementara belanja tunjangan transportasi Rp 15 juta akan diatur di pergub.

Tidak sampai disitu, dewan juga punya hak atas tunjangan belanja reses senilai Rp 15 juta setiap melaksanakan reses atau lima kali dana representasi ketua.

Dewan juga memiliki belanja tunjangan komunikasi intensif senilai Rp 15 juta atau lima kali representasi ketua.

Kalau ditotalkan, maka gaji dan tunjangan Rp 56.447.360 juta perbulan.

Sementara untuk bulan Januari, Mei dan September, anggota DPRD Sulsel akan menerima gaji dan tunjangan Rp 71.447.360 juta.

Deretan Anak Kepala Daerah di Sulsel Maju Caleg Pemilu 2024

1. Ilhamsyah Taufan

Muhammad Ilhamsyah Taufan, putra Wali Kota Parepare Taufan Pawe.

Ilhamsyah Taufan maju caleg DPRD Kota Parepare.

Daerah pemilihannya yakni Parepare 2 meliputi Kecamatan Bacukiki.

Ia mendapatkan nomor urut satu.

2. Arfan Basmin dan Arham Basmin

Arfan Basmin putra Bupati Luwu dua periode Basmin Mattayang akan bertarung caleg DPRD Luwu.

Dia bakal bertarung di Dapil III Luwu yang meliputi Kecamatan Laromping dan Larompong Selatan.

Saat ini anak ketiga Basmin Mattayang ini menjabat anggota DPRD Luwu.

Pada tahun 2022, Arfan memulai jabatannya sebagai Pengganti Antar Waktu atau PAW usai petahana Hasdir menghembuskan nafas terakhir.

Pileg 2019, Arfan Basmin tumbang saat bertarung dengan Hasdir (Almarhum) dalam perebutan kursi parlemen.

Selain Arfan Basmin, kakak kandungnya yakni Andi Muhammad Arham Basmin juga maju di DPRD Sulsel.

Namanya sudah terdaftar di DCS atau Daftar Calon Sementara Partai NasDem.

Dapil 11 Sulsel meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.

3. Fhireno Sakti Bassang

Selanjutnya, Fhireno Sakti Bassang, putra mahkota Bupati Toraja Utara (Torut) Yohanis Bassang.

Fhireno Sakti Bassang akan bertarung di Dapil X Sulsel melalui Partai Golkar.

Ia mengikut jejak ayahnya masuk ke dunia politik dan bergabung partai beringin rindang.

Saat ini Fhireno Sakti Bassang menjabat Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Toraja Utara.

Dapil X memiliki jumlah 5 kursi DPRD Sulsel meliputi Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara.

"Benar, putra Bupati Torut Yohanis Bassang telah ditugaskan maju mencalonkan di DPRD Sulsel," kata Wakil Ketua Bappilu Golkar Sulsel, John Rende Mangontan (JRM) kepada Tribun beberapa waktu lalu.

4. Andi Inas Utami Muchtar

Selanjutnya ada Andi Inas Utami Muchtar putri Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf

Inas mengikuti jejak ayahnya, Andi Muchtar Ali Yusuf, bergabung Partai Gerindra.

Muchtar adalah kepala daerah usungan Partai Gerindra.

Inas, putri Muchtar, mengincar kursi DPRD Sulsel untuk Pemilu 2024.

Ia akan bertarung di daerah pemilihan atau Dapil Makassar A.

Yang menarik, Inas akan bertarung bukan di basis ayahnya, Kabupaten Bulukumba.

“Nama Andi Inas Utami Muchtar memang sementara terdaftar di daftar caleg provinsi di dapil makassar A dari partai Gerindra,” kata Sekretaris DPD Gerindra Sulsel Darmawangsyah Muin kepada Tribun-Timur.com Rabu (26/4/2024).

Calon lawannya yakni petahana sekaligus Bendahara DPD Gerindra Sulsel Edward Wijaya Horas.

Edward Wijaya Horas adalah politisi berlatar pengusaha.

Saat ini ia dipercaya menjabat Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Sulsel.

Pada Pemilu 2019 lalu, Edward Wijaya Horas meraih 13.183 suara.

Kini Edward Wijaya Horas ditantang pendatang baru, putri Bupati Bulukumba Andi Inas Utami Muchtar.

Ayah Inas, Andi Utta punya hubungan persahabatan dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

Mampukah Andi Inas Utami Muchtar mengalahkan petahana Edward Wijaya Horas untuk lolos ke DPRD Sulsel?

5. Andi Muhammad Ikram Putra Bupati Sopppeng

Selanjutnya, nama Andi Muhammad Ikram putra mahkota Andi Kaswadi Razak.

Andi Kaswadi Razak adalah Bupati Soppeng dua periode.

Andi Muhammad Ikram yang mengincar kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2024 mendatang.

Sama seperti ayahnya, Ikram memilih Partai Golkar sebagai partai politiknya.

Ikram akan maju di daerah pemilihan (Dapil) Soppeng-Wajo.

6. Andi Izman Putri Bupati Bone

Kemudian Andi Izman Maulana Padjalangi putra Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi.

Izman berstatus petahana anggota DPRD Sulsel dari Dapil Sulsel 7 Kabupaten Bone.

Ia kembali membidik kursi DPRD Sulsel di Pemilu 2024 ini.

7. Gemilang Putra Bupati Maros

Selanjutnya Muh Gemilang Pagessa putra Bupati Maros Chaidir Syam.

Muh Gemilang Pagessa mengikuti jejak ayahnya jadi kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Saat ini ayah Gemilirang, Chaidir Syam, menjabat Ketua DPD PAN Maros.

Dapil 6 Maros adalah basis pemenangan Chaidir Syam selama tiga periode duduk di DPRD Maros.

"Dia akan maju di daerah pemilihan saya dulu. Disana kita sudah memiliki basis-basis dan pemilih yang selalu mendukung kami dulu. Saat ini kita berharap, mereka bisa mendukung anak kami untuk maju di Pileg 2024 mendatang," kata Chaidir Syam.

8. Achmad Muflih Anak Bupati Wajo

Achmad Muflih Insani adalah putra mahkota Bupati Bupati Wajo Amran Mahmud.

Dia akan bertarung di Daerah Pemilihan atau Dapil VIII Sulsel yang meliputi pemilih dari Kabupaten Soppeng dan Wajo.

Nama Achmad Muflih Insani telah masuk Daftar Calon Sementara (DCS) Partai Amanat Nasional (PAN).

Ia didorong langsung oleh ayahnya yang sekaligus Ketua DPD PAN Wajo periode 2020- sekarang.

Achmad Muflih terjun ke dunia politik mengikuti jejak karier sang ayah.

Pada periode 2004-2009, Amran Mahmud menjabat sebagai anggota DPRD Wajo.

Kabar Achmad Muflih maju maccaleg dibenarkan oleh Ketua Bappilu PAN Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB.

Wakil ketua Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini menyebut, Achmad Muflih salah satu caleg potensial dari 85 nama yang mencalonkan di DPRD Sulsel.

"Benar, anak Pak Bupati Wajo Amran Mahmud, Achmad Muflih maju di DPRD Dapil VIII Sulsel," kata Irfan AB, kepada Tribun-Timur, Kamis (15/6/2023).

9. Irma Putri Bupati Pinrang

Andi Azizah Irma Wahyudiyati adalah anggota DPRD Sulsel Fraksi Demokrat periode 2019-2023.

Baru-baru ini Irma memutuskan mengundurkan diri sebagai kader Demokrat.

Ia memutuskan hengkah ke Partai Nasdem.

Irma akan maju kembali sebagai calon anggota DPRD IX Dapil Sulsel dari Nasdem pada Pemilu 2024 mendatang.

Bertarung di Dapil IX Sulsel yang meliputi pemilih dari Kabupaten Pinrang, Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Enrekang, Irma menjadi penantang petahana Syaharuddin Alrif.

Bahkan, keseriusannya bergabung di Nasdem ditandai dengan sebaran poster dan baliho-baliho.

Pemilu 2019 lalu, Andi Azizah Irma berhasil mengantongi 34.780 suara dari dukungan masyarakat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved