Amran Sulaiman Bertemu Prabowo di Jakarta Setelah 2 Kali Mesra di Makassar, Bahas Apa?
Dalam dua bulan terakhir Andi Amran Sulaiman sudah tiga kali bertemu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dua kali di Makassar satu kali di Jakarta
Amran dan Prabowo diundang jadi pembicara dalam kapasitas keilmuan masing-masing.
Amran hadir dalam kapasitasnya sebagai praktisi pertanian.
Ia pernah menjabat Menteri Pertanian era Jokowi-JK (2014-2019) dan saat ini memimpin perusahaan Tiran Grup.
Perusahaan Amran membawahi kantor cabang 38 unit usaha di berbagai bidang pertanian dan perkebunan.
Dalam kesempatan itu Amran menyampaikan gagasan berbagai langkah strategis bidang pertanian dan pangan.
Ia meyakini Indonesia akan jadi lumbung pangan dunia apabila potensi besar Indonesia dikelola dengan baik.
Ini kali kedua Amran dan Prabowo jadi pembicara dalam forum yang sama.
Sebelumnya keduanya jadi pembicara acara Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Sulsel di Rujab Gubernur Sulsel Makassar Sabtu (5/8/2023) malam.
Saat itu keduanya menyempatkan berdiskusi soal kedaulatan pangan menghadapi Indonesia Emas 2045.
Sementara itu Prabowo Subianto memaparkan pandangannya soal program ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau Jokowinomics saat menjadi pembicara kunci dalam acara Seminar Ekonomi yang diselenggarakan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia di Balroom Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (15/8/2023).
Di sela-sela materinya, Prabowo tampak delapan kali menyebut nama Amran Sulaiman dalam pidatonya sebagai praktisi pertanian.
Prabowo menjelaskan Jokowinomics adalah kebijakan ekonomi Jokowi yang bertujuan menciptakan kesejahteraan masyarakat lebih merata.
"Jokowinomics adalah aplikasi nyata dari ekonomi Pancasila yang bisa kita gunakan untuk mencapai Indonesia Emas 2045," kata Prabowo.
Prabowo menjelaskan, prinsip ekonomi Pancasila sendiri adalah kegiatan ekonomi yang didasarkan pada prinsip bangsa Indonesia.
Bahwa ekonomi harus bisa wujudkan persatuan nasional, menjunjung tinggi kemanusiaan, berpihak pada kepentingan nasional, egaliter dan kerakyatan, serta berkeadilan sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Andi-Amran-Sulaiman-ngobrol-4-mata-bersama-Menteri-Pertahanan-Prabowo-Subianto.jpg)