Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hasil Survei Terbaru Surabaya Research Syndicate, Prabowo Subianto vs Ganjar Pranowo di Jawa Timur

Survei terbaru head to head bakal calon Presiden 2024, Prabowo Subianto versus Ganjar Pranowo oleh surabaya research syndicate.

Istimewa
Survei terbaru head to head bakal calon Presiden 2024, Prabowo Subianto versus Ganjar Pranowo oleh surabaya research syndicate. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Surabaya Research Syndicate (SRS) merilis survei terbaru head to head bakal calon Presiden 2024, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Hasilnya, Prabowo Subianto unggul dengan elektabilitas sebesar 50,2 persen. Angka ini jauh dari Ganjar Pranowo yang mendapat perolehan sebesar 45,6 persen.

Survei dilakukan oleh SRS ketika mengajukan pertanyaan terhadap 1.000 responden warga Jawa Timur, demikian papar Edwin Abdul Direktur SRS.

"Sebanyak 50,2 persen responden mengaku memilih Prabowo, kemudian 45,6 persen menyatakan memilih Ganjar. Sebanyak 4,2 persen responden menyatakan belum punya pilihan," kata Edwin seperti rilis diterima, Selasa (15/8/2023).

Dalam simulasi head to head, pendukung calon Presiden lainnya, yaitu mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan di Jawa Timur cenderung bermigrasi ke Prabowo Subianto.

Survei SRS ini dilakukan pada periode 2-11 Agustus 2023 di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah sampel sebanyak 1.000 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistematis (Multistage Random Sampling).

Adapun, Margin of Error +/- 3,1 persen dan pada tingkat kepercayaan (Level of Confidence) sebesar 95 persen.

Denny JA

Sebelumnya, hasil survei terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA telah diumumkan, mengenai calon-calon potensial untuk pemilihan presiden tahun 2024.

Menurut data LSI Denny JA, Menteri Pertahanan dan juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, telah memperoleh tingkat elektabilitas yang signifikan sebagai calon presiden yang mungkin.

Ardian Sopa, seorang peneliti dari LSI Denny JA, menyatakan dalam konferensi pers pada Senin (14/8/2023), bahwa siapa pun yang dipilih sebagai calon wakil presiden tampaknya tidak lagi memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan hasil kemenangan.

Dalam simulasi LSI Denny JA, Prabowo dipasangkan dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming, Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Duet Prabowo dengan keempat nama itu selalu menang jika melawan pasangan Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno atau Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Data ini sendiri memberi petunjuk kuat, siapa pun (bakal calon) cawapres yang akan dipilih Prabowo, bukan lagi elektabilitas cawapres sebagai penentu utama,” kata Ardian.

Berikut simulasi yang dilakukan LSI Denny JA:

1. Simulasi Prabowo-Gibran Prabowo-Gibran dipilih oleh 38,8 persen

Ganjar-Sandi dipilih oleh 33,1 persen

Anies-AHY dipilih oleh 16,4 persen

2. Simulasi Prabowo-Erick Thohir Prabowo

Erick dipilih oleh 38,9 persen

Ganjar-Sandi dipilih oleh 34,4 persen

Anies-AHY dipilih oleh 15,8 persen

3. Simulasi Prabowo-Airlangga Prabowo

Airlangga dipilih oleh 37,5 persen

Ganjar-Sandi dipilih oleh 35,9 persen

Anies-AHY dipilih oleh 20,2 persen

4. Simulasi Prabowo-Muhaimin

Prabowo-Muhaimin dipilih oleh 36,5 persen

Ganjar-Sandi dipilih oleh 36,2 persen

Anies-AHY dipilih sebesar 20,5 persen

Adapun survei terbaru pada Agustus 2023 ini menggunakan metodologi multi-stage random sampling dengan 1.200 responden.

Teknik pengumpulan data dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner, pada 3 hingga 15 Juli 2023. Margin of error lebih kurang 2,9 persen.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved