Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siapa Sebenarnya Suwardi? Camat Marusu Diangkat Jadi Kadis Sosial Maros, Eks Satpol PP

Sebelum dilantik jadi Kepala Dinas Sosial, Suwardi menjabat sebagai Camat dan pernah menjadi pejabat Satpol PP.

|
Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
Suwardi Sawedi Camat Marusu menjadi Kepala Dinas Sosial Maros, ternyata belum pernah melaporkan harta kekayaannya ke LHKPN KPK. 

Di akun Facebook Suwardi Sawedi, disebutkan jenjang kariernya.

Tahun 2021, pernah Sekretaris Satpol PP dan Damkar; Camat Cenrana; Camat Marusu. Namun saat jabat Kadis Sosial, tak ditulis lagi.

Perlakuan terhadap Suwardi beda dengan pejabat eselon II Pemkab Maros yang dimutasi hari ini, Jumat (11/8/2023).

Dalam mutasi jabatan kali ini, ada empat posisi eselon II yang bergeser.

Sulaeman Samad dari Sekretaris dinas Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah menjadi Kepala Dinas Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Andi Zulkifli Rizwan Akbar dari Sekretaris Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Maros menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Andi Patiroi dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros menjadi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros.

Suwardi Sawedi dari Camat Marusu menjadi Kepala Dinas Sosial.

Pejabat lain yang bergeser adalah Andi Irfan Paharuddin dari Camat Maros Baru mendapat posisi sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah

Muhammad Danial Sekretaris Dinas Pertanian menjadi Sekretaris Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian

Chaidir juga mengingatkan agar para pejabat tetap fokus bekerja di 2024 tanpa terpengaruh oleh tahun politik.

“Memasuki 2024 itu sebagai tahun menguras energi. Tahun 2024 disebut sebut sebagai tahun politik.

Tapi saya tetap meminta yang dilantik hari ini tetap menjaga ritme dan irama untuk pembangunan di Kabupaten Maros,” jelasnya.

Mantan Ketua DPRD itu juga menegaskan bahwa seluruh ASN harus memaksimalkan kepentingan masyarakat. Terutama menjadikan Maros sebagai kabupaten inklusi

“Saya tidak mau mendengar ada yang membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved