Angka Kemiskinan di Luwu 2022 Capai 46.500 Jiwa, Pemkab Buat Program Peningkatan Usaha
Angka kemiskinan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan di tahun 2022 capai 46.500 jiwa.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Angka kemiskinan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan di tahun 2022 capai 46.500 jiwa.
Dengan pertumbuhan jumlah penduduk di Luwu mencapai 396.820 jiwa di tahun 2022.
Kepala Bappeda Kabupaten Luwu Muhammad Arsal mengaku, data angka warga dalam kategori miskin menurun setiap tahunnya.
"Alhamdulillah menurun setiap tahunnya. Di grafik, memang di tahun 2022 itu sampai 46.500 jiwa. Tetapi itu dibarengi pertumbuhan penduduk yang ada di Luwu," jelasnya, Jumat (11/8/2023).
Kata Arsal, jumlah penduduk di Luwu meningkat dari tahun 2021.
Di tahun 2021, Bappeda mencatat, penduduk Luwu mencapai 367.454 jiwa.
Artinya, di tahun 2022, penduduk Luwu bertambah hampir 29.366 jiwa.
Dirinya menambahkan, indikator penentuan masyarakat miskin itu ditentukan dengan pengeluaran konsumsi perkapita dan gini rasio.
"Indikatornya itu dari komsumsi perkapitan dan gini rasio. Jumlah pendapatan tertinggi dan terendah yang ada di Luwu," ujarnya.
Saat ini, sambung Arsal, Pemkab Luwu sedang melaksanakan program pengentasan miskin ekstrem di 5 desa di Kabupaten Luwu.
Rincian desanya ialah Desa Pongko di Kecamatan Walenrang Utara, Desa Puty di Kecamatan Bua, Desa Buntu Kamiri dan Kelurahan Padang Sappa di Kecamatan Ponrang, serta Kelurahan Larompong di Kecamatan Larompong.
Dari program itu, sekitar 20 kelompok keluarga atau KK akan diberikan bantuan program usaha yang akan mereka kelola secara berkelanjutan.
"Ada 5 desa yang kami kunjungi. Kemarin di Desa Pongko, warga meminta untuk budidaya lele. Jadi, kami memberikan bantuan semuanya. Mulai dari kolam dan bibit. Dan ini akan mereka kelola berkelanjutan," tuturnya.
"Misal penghasilan Rp50 juta. Nanti Rp20 juta mereka simpan untuk budidaya lele selanjutnya. Sisanya Rp30 juta akan mereka bagikan," tambahnya.
Arsal mengaku, realisasi investasi PMA di Luwu di tahun 2022 mencapai Rp646.186.495.828 dengan total 9 proyek.
Sedangkan investasi PMDN di Luwu Rp335.532.600.000.
Berikut data angka kemiskinan di Luwu:
- 2020:
Jumlah penduduk: 365.608 jiwa
Angka kemiskinan: 46.040 jiwa
- 2021:
Jumlah penduduk: 367.454 jiwa
Angka kemiskinan: 46.260 jiwa
-2022:
Jumlah penduduk: 369.820 jiwa
Angka kemiskinan: 46.500 jiwa
Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Bappeda-Kabupaten-Luwu-Muhammad-Arsal-21312.jpg)