Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Kader PPP Sulsel Singgung Rijal Djamal, Pindah Parpol Tanpa Pamit!

Konten Kreator Rijal Jamal dinilai meninggalkan kesan tidak baik bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
KOLASE TRIBUN TIMUR
Kolase foto Ketua OKK PPP Sulsel Taufiq Zainuddin dan Konten Kreator Rijal Jamal     

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Konten Kreator Rijal Jamal dinilai meninggalkan kesan tidak baik bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pasalnya, Rijal Djamal sudah didaftarkan sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel.

Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPW PPP Sulsel, Taufiq Zainuddin menegaskan bahwa Rijal Djamal hingga saat ini masih berstatus sebagai kader PPP.

Namun, Rijal Djamal nyatanya belum pamit dan tidak mengundurkan diri secara resmi.

Baca juga: Siapa M Ikbal, Bacaleg Dapil Gowa-Takalar Terancam Dipecat PKB, Siap-siap Digantikan Rijal Djamal

Kader besutan partai Muhammad Mardiono itu pun merasa Rijal DJamal tidak punya etika yang baik sebagai seorang politisi.

"Tidak ada surat pengunduran dirinya, jadi kartu anggota terakhir yang berlaku," kata Taufiq Zainuddin, Rabu (2/8/2023).

Taufiq menyebut, pihaknya akan segera mengkomunikasikan ke KPU Sulsel terkait berkas Rijal Jamal.

"Kalau pun terdaftar atas dua partai. KPU akan konfirmasi ke yang bersangkutan partai apa yang dia pilih di antara dua tersebut," paparnya.

Rijal Djamal sendiri telah resmi diperkenalkan sebagai anggota baru Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di KafeU, Jalan AP Pettarani, Rabu (2/8/2023).

Bahkan, Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad memberi jabatan strategis kepada Rijal Djamal sebagai Wakil Ketua DPW PKB Sulsel.

Dalam kesempatannya, Rijal Djamal memberikan alasan terjun ke dunia politik sekaligus menjawab soal isu terkait dirinya yang dikabarkan pernah berkiprah di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun, Rijal Djamal yang dikenal sebagai influencer media sosial itu langsung membantah.

Kendati demikian, Rijal Djamal mengakui sempat menjadi Tenaga Ahli Fraksi PPP di DPRD Sulsel pada tahun 2020.

Baca juga: PKB Sulsel Pastikan Rijal Djamal Bertarung di Pileg 2024 untuk Dapil Gowa Takalar

"Tawaran itu masuk ke saya sejak tahun 2019, karena kebetulan Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan memang kenal dan akrab dengan saya," ungkapnya.

Hanya saja, jabatan itu tak berlangsung lama.

Pada tahun 2022 lalu, Rijal Djamal memilih hengkang dari jabatannya sebagai tenaga ahli di DPRD Sulsel.

Dia beralasan, terpaksa hengkang dari jabatan tenaga ahli lantaran tidak ruang geraknya sangat sempit.

"Saya mundur karena banyak ketidakcocokan dengan idealisme. Dengan apa yang selama ini saya kerjakan sebagai tenaga ahli di DPRD Sulsel. Padahal, banyak sekali sebenarnya gagasan yang bagus tapi tidak tercapai," ujar Rijal Djamal. 

Rijal juga bercerita, Imam Fauzan sempat memintanya untuk bergabung dalam struktural pengurus PPP Sulsel.

Namun, Rijal Djamal sempat menolak tawaran itu.

Tetapi, Imam tetap memasukkan namanya sebagai Wakil Ketua DPW PPP Sulsel.

"Jadi ini memang ada nama saya di sana, tetapi saya tidak pernah berfungsi di struktural. Dan tidak pernah memfungsikan diri sebagai struktural pengurus dan tidak pernah menginginkan," tegasnya.

Rijal pun memberikan jaminan, jika memang benar pernah bergabung ke PPP, maka ia akan mengunggah foto di Instagram.

Tetapi, sejak berada di partai berlambang ka'bah itu, Rijal Djamal mengaku tak pernah mengunggah foto yang berkenaan dengan itu.

"Saya jelaskan, selama saya tidak posting di media sosial, maka selama itu pula saya tidak pernah merasa bahwa saya di situ. Makanya, kalau boleh teman-teman lihat, baru memang PKB yang saya upload," pungkasnya. 

Sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ancam akan mencoret satu bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Sulsel di Daerah Pemilihan (Dapil) Gowa - Takalar.

Dia adalah M Ikbal yang saat ini namanya masuk dalam daftar calon sementara (DCS) Pemilu 2024.

Berdasarkan nama-nama daftar bakal caleg DPRD Sulsel PKB, nama M Ikbal berada di nomor urut satu. 

Sementara posisi nomor urut dua ditempati Fadilah Fahriana.

Fadillah Fahriana adalah istri dari petahana anggota Fraksi PKB Hengky Yasin yang kini tidak mencalonkan kembali pada Pemilu 2024.

Menurut, Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai PKB Sulsel, Syamsu Rizal atau Deng Ical, nama M Ikbal terancam dicoret lantaran dinilai dokumen persyaratannya belum memenuhi syarat.

"Karena sejauh ini tidak lengkap berkasnya disitu," kata mantan Wakil Wali Kota Makassar itu kepada Tribun-Timur, Selasa (1/8/2023).

Lantaran belum memenuhi syarat, maka PKB akan segera mengganti bakal calon anggota
legislatif yang dianggap bermasalah.

Posisi M Ikbal akan digantikan oleh konten kreator Rijal Djamal yang baru-baru ini memilih menjadi kader partai besutan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

"Dalam waktu dekat kita lihat perkembangannya. Kalau memungkinkan kita akan koordinasikan ke KPU Sulsel (soal pergantian komposisi bacaleg)," terangnya.

Ia menambahkan, nama Rijal Djamal kemungkinan besar ditempatkan di posisi nomor urut satu sebagai bakal caleg DPRD Sulsel.

Beberapa waktu lalu ,Konten kreator asal Makassar, Rijal Djamal mengumumkan gabung partai politik.

Sempat diisukan gabung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rijal Djamal kini memilih menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan.

Hal itu ditandai saat Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad memperkenalkan Rijal Djamal kepada Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan juga hadiri Ketua Bappilu PKB Sulawesi Selatan Syamsul Rizal.

Deng Ical mengatakan, kehadiran Rijal Djamal akan menambah kekuatan PKB bertarung DPRD Sulsel di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Sulawesi Selatan.

Dapil 3 Sulsel mencakup pemilih dari Kabupaten Gowa dan Takalar.

"Ia akan maju sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Dapil 3 Sulsel," kata mantan Wakil Wali Kota Makassar itu kepada Tribun-Timur, Senin (31/7/2023).

Azhar Arsyad menilai, politik perlu diisi talenta-talenta muda yang inovatif yang selama ini menyuarakan kebaikan dan kebenaran diluar untuk masuk ke dalam agar mendorong menjadi kebijakan.

Ia lantas mengimbau kepada kaum aktifis-aktifis muda untuk terjun ke dunia politik dengan bergabung ke PKB. 

"Serta mengambil peran memperbaiki keadaan dalam bentuk kebijakan. PKB partai terbuka yang menyediakan diri sebagai partai riang gembira," tutur ketua fraksi PKB DPRD Sulsel ini.

Sementara itu Rijal mengatakan, bergabungnya di PKB karena partai tersebut terbuka baik secara gagasan maupun secara komunikasi.

"Karena hanya PKB yang mau menerima “produk” seperti kami pelaku kreatif yang tetap ingin mengedepankan idealisme dan karakter yang selama ini kami bangun dalam berkarya," ucapnya.

Selain itu tentu karena ada bentuk support yang siap diberikan dalam berpolitik untuk kepentingan keberpihakan dan kebermanfaatan.

Di dapil tersebut, Rijal Djamal akan bertarung melawan Fadillah Fahriana istri Hengky Yasin.

Fadillah Fahriana mendapat dukungan penuh dari suaminya, Hengky Yasin, anggota DPRD Sulsel dua periode.

Di luar PKB, Rijal Djamal juga punya sejumlah lawan tangguh.

Seperti mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo.

Irman Yasin Limpo gabung jadi caleg Partai Gerindra.

Ketua Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) berharap masuknya Irman Yasin Limpo alias None dapat menambah perolehan kursi di Pileg 2024.

Selain itu, dapat memenangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres).

“Harapan kami Pak None dapat menambah kursi Gerindra di Dapil Sulsel III dan memenangkan Pak Prabowo di Pilpres," ujar AIA kepada wartawan.

Pada hasil Pileg 2019, partai besutan Prabowo Subianto itu berhasil meraih suara terbanyak yaitu 68.170 suara. 

Saat itu jagoan Gerindra Darmawangsyah Muin (DM) memperoleh suara 39.834. 

Kini, Sekretaris Partai Gerindra Sulsel itu memutuskan tidak lagi maju calon anggota legislatif di Pemilu 2024.

Wawan sapaan Darmawangsyah Muin, ingin fokus untuk bertarung di kursi eksekutif.

"Saya fokus persiapan untuk Pilkada (Gowa 2024)," tegas Wakil Ketua DPRD Sulsel itu.

Meski tidak lagi mencalonkan, ia berjanji akan tetap mengawal bacaleg Gerindra pada Dapil III (Gowa dan Takalar) yang ditinggalkannya.

"Tentu keyakinan saya cukup berdasar, komposisi Bacaleg kita di Gowa dan Takalar sangat mumpuni, sehingga kalau Pemilu 2019 nyaris 2 kursi, tahun 2024 kita bisa dapat 2 kursi,” tegasnya.

Salah satu nama yang akan berebut kursi di Dapil III yang mencakup Kabupaten Gowa dan Takalar yaitu Ketua DPC Gerindra Gowa Andi Tenri Indah.

Andi Tenri Indah merupakan anggota DPRD Gowa.

Pada Pemilu 2019, lewat Partai Gerindra Andi Tenri Indah bertarung di daerah pemilihan satu yang meliputi Kecamatan Somba Opu.

Dia berhasil mengamankan satu kursi dengan meraup 3.595 suara. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved