Opini
TPPO di Dunia Pendidikan, Refleksi Arah Pendidikan Kita
Sistem pendidikan terbaik pernah diterapkan di masa keemasan Islam selama kurang lebih 1.300 tahun.
Oleh:
Adira SSi MPd
Praktisi Pendidikan
TRIBUN-TIMUR.COM - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Maksud hati raih kemapanan di negeri orang, ternyata sebaliknya justru mendapatkan perlakuan yang memprihatinkan.
Anak bangsa yang terdidik dipekerjakan dengan upah rendah dan dipaksa untuk melakukan transplantasi organ tubuh lalu dibiarkan tanpa perawatan layak.
Pesan Presenter Uya Kuya dalam sebuah reels viral, “Ingatkan keluarga kalian jangan mudah menerima tawaran kerja di luar negeri karena tindak pidana perdagangan orang makin marak.”
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan para mahasiswa yang dikirim ke Jepang malah jadi buruh, bukan layaknya magang.
Sehari-hari para korban bekerja selama 14 jam dari pukul 8.00 pagi sampai pukul 10.00 malam, tanpa hari libur.
Korban tidak dibolehkan beribadah dan dari gaji 5 juta per bulan harus disetor ke kampus sebanyak 2 juta per bulan (kompas.com, 8/7/2023).
Komnas HAM sebut TPPO modus magang sudah terjadi 15 tahun dan menyasar anak SMK dan mahasiswa magang.
Kejadian yang berulang ini membuat kita mengurut dada, sebab generasi ini sejatinya tak menjadi buruh yang mengemis kerja di luar negeri, tetapi sepantasnya menjadi tuan di negerinya yang makmur, gemah ripah loh jinawi.
Refleksi Arah Pendidikan Kita
Pendidikan adalah pondasi utama untuk memajukan suatu bangsa. Pendidikan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Pendidikan menurut Buya Hamka adalah sarana yang dapat menunjang dan menimbulkan serta menjadi dasar bagi kemajuan dan kejayaan hidup manusia dalam berbagai ilmu pengetahuan.
Sementara jika dikembalikan pada tujuan penciptaan manusia, pendidikan seharusnya membentuk manusia menjadi insan yang memiliki kepribadian dengan pola pikir dan pola sikap yang berpijak pada aturan penciptanya.
Mewujudkan kecemerlangan berpikir sehingga mampu menjadi khalifah di bumi untuk mengelolah bumi dengan sebaik-baiknya.
Sayangnya, pendidikan kita seolah terformat untuk menghasilkan output siap kerja saja. Pendidikan beralih fungsi sebatas menyiapkan buruh dengan keilmuan dan keterampilan standar, hingga tak jarang menjadi objek TPPO.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Praktisi-pendidikan-Adira-a.jpg)