Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2023

Subhanallah, Ketua Mustasyar PB NU Mengaku Kesasar di Terminal Sybamir Ditemukan Irjen Kemenag

Jamaah kesasar di sekitar Masjidil Haram (Makkah) atau Masjid Nabawi (Madinah) adalah hal biasa dan bukan berita besar.

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM / THAMZIL THAHIR
MENGAKU KESASAR - Ketua Mustasyar PB NU KH Dr (Hc) Husein Muhammad Lc (70), memperlihatkan layar smartphonenya kepada Irjen Kemenag RI Dr Faisal Ali Hasyim (49) di Posko Sektor Khusus Mabhas Jin - Syb Amir, Masjidil Haram, Makkah, Kamis (22/6/2023) malam. 

"Kiai Buya, terlihat jalan sendiri, pelan di sekitar terminal bus. Pak Irjen kan anak Anshor, jadi kenal betul Buya Husein." kata staf ADC Irjen, Rayan kepada Tribun.

Saat mahasiswa di Banda Aceh, dekade 1990-an awal, Faisal Ali memang pernah menjabat Ketua PC Anshor Banda Aceh, pada akhir kuliah di Universitas Syah Kuala Aceh.

Intensitas pertemuan Faisal dengan Buya Husein, kian kerap, karena di pengurusan PB NU 2022-2026 ini, pria kelahiran Pidie Aceh itu, juga menjabat wakil bendahara.

Faisal adalah orang Aceh pertama yang menjabat irjen di kemenag.

Sebelum dilantik jasi Irjwn, Oktober 2022, Faisal adalah Direktur Sumber Daya Alam Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, dan deputi direktur sejak 2019.

Faisal pernah juga menjabat Kepala Perwakila BPKP Babel (2018-2019) dan di Sulawesi Tengah.

Sedangkan Habib Buya Husein adalah ulama khas NU kelahiran Cirebon, Jawa Barat.

Beliau alumnus dan pengasuh Pesantren Daar Ut Tauhid Cirebon.

Sejak dekade 1990-an aktif di NU Cirebon, jadi Wakil Rais Syuriyah NU cabang Kabupaten Cirebon, (2001), dan Ketua Dewan Tahfidz PKB kabupaten Cirebon, 2002.

Buya adalah putra kedua dari delapan bersaudara, dari pasangan KH. Muhammad bin Asyrofuddin dan Nyai Hj. Ummu Salma Syathori.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved