Penyalahgunaan BBM Subsidi
Dijual ke Morowali, Begini Cara Kerja Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
Orang-orang yang tidak patuh pada aturan memanfaatkan BBM subsidi untuk meraup keuntungan.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Keberadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar dan pertalite banyak disalahgunakan.
Orang-orang yang tidak patuh pada aturan memanfaatkan BBM subsidi untuk meraup keuntungan.
Khusus pelaku penyalahgunaan solar subsidi di Sulawesi Selatan, mereka rata-rata menjual ke Morowali, Sulawesi Tengah.
Tumbuhnya industri pertambangan di Morowali membuat kebutuhan akan solar meningkat.
Peluang itulah yang dimanfaatkan oleh para pelaku penyalahgunaan solar subsidi.
"Rata-rata pelaku yang kita amankan hendak membawa BBM mereka ke Morowali," kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi.
Solar yang dibawa pelaku didapat dari pelangsir atau sebutan bagi orang yang membeli BBM subsidi di SPBU untuk dijual kembali.
Biasanya pelangsir membeli solar menggunakan mobil.
Solar itu kemudian ditampung dan dijual ke penadah.
Jika solar yang dikumpul penadah dianggap cukup, maka akan diangkut menggunakan mobil ke Morowali.
Di Morowali, solar yang sebelumnya dibeli dengan harga subsidi dijual dengan harga industri yang jauh lebih tinggi.
Maraknya pelaku penyalahgunaan solar subsidi kerap dikeluhkan.
Terutama saat terjadi kelangkaan solar yang menyebabkan antrian panjang di SPBU.
Meski sering dikeluhkan, namun praktik penyalahgunaan BBM subsidi belum bisa diatasi sepenuhnya.
Seperti diketahui, penyalahgunaan BBM subsidi jadi perhatian Polres Palopo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/palooppoo-11.jpg)