Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

STFT Jaffray

50 Kampus Meriahkan Hari Cinta Buku yang Digelar STFT Jaffray

Beragam rangkaian lomba digelar dalam Hari Cinta Buku VI, antara lain lomba Band, Puisi, Jurnal, Debat, Baca Alkitab, Fashion Show, dan video pendek.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Suasana Hari Cinta Buku VI yang digelar Sekolah Tinggi Filsafat Theologia (STFT) Jaffray Makassar di Kampus STFT Jaffray, Jl Gunung Merapi, Makassar, Kamis (6/4/2023). Sebanyak 50 kampus berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hari Cinta Buku VI resmi digelar Sekolah Tinggi Filsafat Theologia (STFT) Jaffray Makassar di Kampus STFT Jaffray, Jl Gunung Merapi, Makassar, 5-15 April 2023.

Acara yang berlangsung secara hybrid ini dirangkaikan dengan lomba dan workshop literasi.

Khusus untuk tahun ini, Hari Cinta Buku VI digelar berskala nasional dengan tema "Mahasiswa Penggerak Perubahan" yang bertujuan untuk menyiapkan generasi emas Indonesia melalui jalur literasi.

Ketua Panitia, Andi Prasasti, mengatakan bahwa event ini hadir sebagai bentuk mewadahi budaya literasi mahasiswa.

"Hari Cinta Buku ini berangkat dari keriduan melihat minat baca dan tulis mahasiswa supaya mahasiswa bisa menjadi penggerak perubahan menuju Indonesia Emas 2045," katanya, Kamis (6/4/2023).

Tahun ini perdana STFT Jaffray Makassar mengadakan secara nasional di mana ada 50 kampus yang ikut berpartisipasi.

Beragam rangkaian lomba digelar dalam Hari Cinta Buku VI, antara lain lomba Band, Puisi, Jurnal, Debat, Baca Alkitab, Fashion Show, dan video pendek yang diikuti oleh mahasiswa se-Indonesia.

Selain itu, diskusi buku juga digelar bersama mahasiswa dengan buku baru karya Dr F Thomas Edison yang berjudul 'Pendidikan Nilai-Nilai Kristiani'.

Andi Prasasti berharap bahwa kegiatan ini dapat membuat mahasiswa lebih mencintai buku sehingga dapat lahir generasi emas 2045.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Yunus D A Laukapitang menyebut bahwa Hari Cinta Buku merupakan upaya nyata mempertahankan budaya literasi, terlebih di era gempuran digitalisasi melalui media elektronik.

Menurutnya, minat baca Indonesia masih tergolong rendah dan peran Pendidikan Tinggi perlu ditekan untuk meningkatkan budaya baca dan menulis.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia termasuk bangsa besar dan di Asia Tenggara, minat baca masih kurang, sehingga perlu dari kampus untuk membangun minat literasi.

STFT Jaffray aktif mendorong sivitas akademikanya menulis dengan memiliki banyak penelitian dan jurnal terindex sinta.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved