Pelemparan Bus
Dua Pelempar Bus Rute Mamuju-Makassar di Jembatan Massila Pinrang Ditangkap
Akibat peristiwa pelemparan tersebut, satu penumpang bus menjadi korban dan mendapatkan luka di bagian dahi.
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Dua pelaku pelemparan bus penumpang yang terjadi di Jembatan Massila, Kelurahan Lampa, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ditangkap.
Dua terduga pelaku yakni AR (17) dan MI (17) diamankan di Dusun Lasape, Desa Katamporang, Kabupaten Pinrang, Minggu (2/4/2023) malam. Keduanya berstatus pelajar.
Kapolres Pinrang AKBP Santiaji Kartasasmita mengatakan peristiwa pelemparan tersebut terjadi pada Sabtu (1/4/2023) pukul 02.00 Wita.
Akibat peristiwa pelemparan tersebut, satu penumpang bus menjadi korban dan mendapatkan luka di bagian dahi.
Mengetahui adanya kejadian pelemparan bus tersebut, AKBP Santiaji memerintahkan personel gabungan untuk memback up Polsek Duampanua mengungkap pelaku pelemparan mobil tersebut.
"Setelah dilakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di TKP. Kami memperoleh identitas para terduga pelaku. Terduga pelaku dua orang yang merupakan warga Desa Katomporang, Kabupaten Pinrang. Kini diamankan di Polres Polres Pinrang," kata AKBP Santiaji kepada Tribun Timur, Senin (3/4/2023).
Hasil interogasi, AR dan MI mengakui bahwa dirinya telah melakukan pelemparan terhadap bus tersebut dengan menggunakan batu bersama dengan MI sebanyak 1 kali dengan bersamaan.
"Kepada penyidik, AR juga mengakui bahwa dirinya sebelumnya dipanggil oleh MI untuk naik di pinggir jalan dan melakukan pelemparan mobil yang lewat," tuturnya.
Lebih lanjut, AKBP Santiaji melarang masyarakat untuk melakukan tindakan kekerasan dan merusak fasilitas umum.
Pihaknya juga menegaskan akan terus melakukan upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Pinrang.
Kronologi Pelemparan Batu
Kapolres Pinrang AKBP Santiaji Kartasasmita mengatakan, kejadian ini bermula ketika pengemudi bus dari Mamuju menuju Makassar.
Baca juga: Kronologi Aksi Pelemparan Bus Rute Mamuju-Makassar di Jembatan Massila Pinrang, 1 Penumpang Luka
Baca juga: Marak Pelemparan Mobil Truk di Jeneponto, Akademisi Minta Dishub dan Polres Bertindak
"Saat melintas di wilayah Jembatan Massila, Kecamatan Duampanua, Pinrang, bus yang dikendarai Harianto dilempar oleh orang tidak dikenal menggunakan batu," kata AKBP Santiaji kepada Tribun Timur, Senin (3/4/2023).
Akibatnya, kata Santiaji, kaca bus samping kiri pecah dan satu penumpang menjadi korban.
"Korban bernama Sitti Nurul Fatima terkena pecahan kaca pada dahi," ujarnya.
Saat itu, sopir bus langsung berhenti dan turun mencari pelaku. Namun, tidak ditemukan.
Sehingga atas kejadian tersebut, sopir bus merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib untuk proses hukum lebih lanjut.(*)
Laporan Wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Dua-pelaku-pelemparan-bus-penumpang-di-Jembatan-Massila-Pinrang.jpg)