PSM Makassar Menuju Juara
Kenang Memori Juara 1999/2000 Syamsuddin Umar Akui PSM Makassar Musim Ini Lebih Berkarakter
Sosok Syamsuddin Umar merupakan pelatih yang membawa PSM Makassar juara Liga Indonesia 1999/2000.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Hemat cerita, Syamsuddin Umar menjelaskan pada musim itu sudah selayaknya PSM Makassar juara.
Tim berjuluk Juku Eja kala itu dihuni pemain-pemain bintang berlabel bintang.
Seperti Aji Santoso, Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto hingga Hendro Kartiko.
Membandingkannya dengan skuad PSM Makassar musim ini 2022/2023, bagi Syamsuddin Umar sesuatu yang sangat berbeda.
Tetapi ia mengakui jika musim ini jika PSM Makassar keluar sebagai juara maka sudah tentu lebih hebat dan lebih baik daripada musim 1999/2000.
Pertama ia menyebut faktor komposisi pemain yang menjadi pembeda.
Di Liga 1 2022/2023, PSM Makassar dihuni mayoritas pemain muda.
Tetapi Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mampu meramu skuad yang ada untuk bisa berjuang hingga bersaing di papan atas.
"Dia tidak perlu pemain bintang, tapi pemain-pemain yang memiliki hati," ungkap Syamsuddin Umar.
Selain itu, Syamsuddin Umar menilai musim ini PSM Makassar menjadi tim dengan segala hal yang diperlukan untuk menjadi juara.
Faktor terkait harmonisasi yang meramu itu semua membuat PSM Makassar musim ini tampak begitu kuat.
"Bagaimana pun hebatnya pelatih, materi pemain, tersedianya segala fasilitas tetapi di dalam tim itu tidak terjadi harmonisasi antara pemai, pelatih, pengurus dan suporter, jangan berharap bisa juara," ucapnya.
Olehnya itu, Syamsuddin Umar melihat PSM Makassar sekarang memiliki harmonisasi yang sangat baik di semua lini.
Inilah yang membuat Syamsuddin Umar menyebut PSM Makassar musim ini lebih berkarakter dan layak menjadi juara sejati.
Skuad PSM Makassar Juara 1999/2000
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syamsuddin-Umar-saat-memperlihatkan-sejumlah-foto-momen-PSM-Makassar-juara.jpg)