Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ijazah Palsu di Bone

Jual Beli Ijazah S1 Direksi PDAM Bone dengan Kampus STIM-LPI Makassar Sejak 2014

Kasus jual beli ijazah melibatkan Direksi PDAM Bone dengan Kampus STIM-LPI Kota Makassar sejak 2014.

Penulis: Noval Kurniawan | Editor: Sukmawati Ibrahim
Noval Kurniawan/Tribun Timur
13 orang ditahan oleh Kejari Bone karena terjerat kasus pemalsuan atau jual beli ijazah Strata Satu (S1). 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Kasus jual beli ijazah melibatkan Direksi PDAM Bone dengan Kampus STIM-LPI Kota Makassar ternyata sudah berlangsung lama.

Bisnis jual beli ijazah itu terjadi pertama kali tahun 2014 hingga 2017.

Transaksinya, pihak Kampus STIM – LPI Kota Makassar selaku penyelenggara Pendidikan Tinggi telah mengeluarkan Ijasah Starata Satu (S1) Ilmu Managemen tanpa mengikuti proses pembelajaran ataupun perkuliahan.

Mereka yang membeli ijazah juga tidak memiliki kartu rencana studi, tidak memiliki kartu hasil studi serta tidak memiliki atau membuat skripsi dan tidak mengikuti Yudisium maupun Wisuda.

Namun ada syarat diberikan pihak Kampus STIM-LPI Kota Makassar.

Dimana pengguna ijasah harus bersedia membayar uang sebesar Rp. 7.000.000,- sampai dengan 10.000.000.

Baca juga: Direksi PDAM Bone Jual Beli Ijazah Palsu S1, Setor hingga Rp 10 Juta ke Kampus STIM-LPI Makassar

Baca juga: Tersangka Pemalsuan Ijazah S1 di Bone Dijerat UU Pendidikan

Jual beli ijazah itu bertempat di STIM-LPI Makassar Jalan Bung Nomor 32 Kota Makassar.

Dari hasil penyidikan anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulsel menemukan adanya dugaan tindak pidana.

Dimana tersangka menggunakan gelar akademik tanpa hak, dengan cara memperoleh ijazah Gelar Akademik Sarjana Manajemen dengan bantuan oknum pihak STIM-LPI.

"Tersangka memperoleh ijazah tanpa melalui tahapan prosedur perkuliahan yang kemudian ijazah tersebut digunakan dalam penyesuaian golongan atau jabatan," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Bone, Andi Hairil Akhmad ke Tribun Timur, Jumat (17/3/2023). (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved